BARITO KUALA, KOMPAS.TV – Satu unit rumah warga di Kabupaten barito Kuala, Kalimantan Selatan, terbakar akibat paparan api kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di daerah itu.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala, AKP Abdul Hadi, menjelaskan, tim gabungan masih berupaya memadamkan karhutla di wilayah itu.
Upaya pemadaman dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya di kawasan Puntik, Madestana; di kawasan Perumahan Batola Residence; dan sekitar Kampus Uniska.
Menurut dia, di kawasan Batola Residence belum ada rumah warga yang terbakar.
Baca Juga: PDIP Tegaskan Kekeringan-Karhutla Tak Boleh Dianggap Bencana Tahunan, Dorong Solusi Permanen
“Jadi sementara untuk pemadaman di daerah Batola Residence, sementara untuk tempat tinggal warga, masyarakat sementara belum ada yang terbakar,” kata dia dalam Program Kompas Petang, KompasTV, Kamis (22/10/2026).
“Namun di tempat kami berada yaitu di Desa Puntik ada satu buah rumah warga yang sudah terbakar saat ini. Kebakaran ini terjadi akibat dari besarnya api yang membakar di wilayah sekitar kami,” tambahnya.
Ia memperkirakan luasan lahan yang terbakar di kawasan Puntik dan sekitarnya mencapai 100 hektare lebih.
Upaya pemadaman tersebut kata dia, dilakukan bersama personel gabungan dari instansi lain seperti TNI, BPBD, Dinas Kehutanan, serta relawan.
Mengenai peralatan pemadaman yang digunakan, ia menyebut sebagian masih menggunakan alat manual berupa alcon.
Baca Juga: Kabag Ops Polres Barito Kuala Ungkap Kondisi Kebakaran di Barito Kuala yang Dekati Permukiman
“Untuk alat pemadaman kami melaksanakan kegiatan pemadaman ini dengan menggunakan sebagian menggunakan alat manual, yaitu berapa berupa alcon,” tuturnya.
“Ada juga kami menggunakan kendaraan taktis menggunakan mobil AWC yang berada di area luar kami yaitu di plot dua kami berada di plot satu.”
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.