JAYAPURA, KOMPAS.TV – Badan Meteorologi, Klimatologim dan Geofisika atau BMKG Wilayah V Jayapura mencatat jumlah titik api di enam provinsi di tanah Papua menurun dari 3.487 menjadi 628.
Berdasarkan hasil pemantauan tanggal 19 Oktober 2026 pukul 02.00 WIT hingga 20 Oktober 2026 pukul 02.00 WIT, terdapat 3,487 titik panas.
Jumlah tersebut didominasi tingkat kepercayaan sedang, yakni 2.997 titik (85.9%), kemudian kepercayaan rendah sebanyak 439 titik (12.6%), dan tingkat kepercayaan tinggi sebanyak 51 titik (1.5%).
Baca Juga: Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Suarakan Protes soal Karhutla ke Presiden Prabowo
Menurut Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Sri Dewi Sundari, di Jayapura, Kamis (22/10/2026), saat ini titik api tersisa 628, dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 406 titik (64.6%), tingkat kepercayaan tinggi sebanyak 149 titik (23.7%) dan tingkat kepercayaan rendah sebanyak 73 titik (11.6%).
Dari jumlah tersebut, titik terbanyak terpantau di Provinsi Papua Selatan, yakni 483 titik, dengan sebaran di Kabupaten Merauke 338 titik, Mappi 90 titik, dan Kabupaten Boven Digoel 55 titik.
Sementara, di Provinsi Papua tercatat 11 titik, Papua Barat 43 titik, Papua Barat Daya lima titik api, Papua Pegunungan 86 titik api.
"Untuk Provinsi Papua Tengah tidak terdapat titik api," jelasnya, seperti dikutip Antara.
Ia juga mengingatkan, perlu ada perhatian terhadap penurunan kualitas udara akibat asap mengingat saat ini masih musim kemarau dan masih terdapat titik api akibat karhutla.
Baca Juga: Tujuh Tuntutan Mahasiswa di Samarinda, MBG hingga Karhutla Disorot | KOMPAS SIANG
Ia juga mengingatkan perlunya perhatian terhadap gangguan kesehatan masyarakat (ISPA) dan gangguan transportasi darat dan udara akibat jarak pandang berkurang serta kerusakan lahan pertanian dan perkebunan.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Antara
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.