BANGKOK, KOMPAS.TV - Mantan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, akhirnya diizinkan berbicara melalui telepon dengan putranya, Kim Aris, pada Kamis (22/10/2026).
Ini menjadi percakapan telepon pertama mereka dalam lebih dari lima tahun terakhir, sejak Suu Kyi ditahan setelah kudeta militer pada Februari 2021.
Kim Aris mengumumkan percakapan tersebut melalui akun Facebook-nya. Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat kembali mendengar suara sang ibu setelah bertahun-tahun terpisah.
“Hari ini, saya akhirnya bisa berbicara dengan ibu saya, Daw Aung San Suu Kyi, setelah lebih dari lima tahun,” tulis Aris.
“Mendengar suaranya lagi memiliki makna yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya, seperti dikutip dari The Associated Press.
Juru bicara Presiden Myanmar Min Aung Hlaing, Khaing Khaing Soe, mengonfirmasi percakapan tersebut melalui platform Telegram. Ia mengatakan Aris berbicara dengan ibunya selama 20 menit.
Baca Juga: Myanmar Tolak Seruan ASEAN untuk Bebaskan Aung San Suu Kyi
Suu Kyi saat ini menjalani hukuman penjara selama 18 tahun dalam status tahanan rumah di lokasi yang dirahasiakan di Naypyitaw, ibu kota Myanmar.
Sementara itu, Aris melakukan panggilan dari Kedutaan Besar Myanmar di London, Inggris, tempat ia tinggal saat ini.
Suu Kyi ditahan sejak militer Myanmar mengambil alih kekuasaan pada Februari 2021 dan menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpinnya.
Ia kemudian dijatuhi hukuman atas sejumlah dakwaan yang oleh para pendukungnya dan kelompok hak asasi manusia dinilai bermotif politik.
Sejak penahanan tersebut, Suu Kyi tidak pernah terlihat di hadapan publik. Informasi mengenai lokasi penahanan dan kondisi kesehatannya juga sangat terbatas.
Ringkasan Berita:
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : The Associated Press
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.