Kompas TV nasional hukum

Polisi Sebut Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Merasa Sendiri dan Tak Punya Tempat Keluh Kesah

Kompas.tv - 11 November 2025, 20:32 WIB
polisi-sebut-pelaku-ledakan-sman-72-jakarta-merasa-sendiri-dan-tak-punya-tempat-keluh-kesah
apolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri (ketiga dari kiri) dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin (keempat dari kiri) saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/11/2025). Polda Metro Jaya mengungkapkan dorongan pelaku melakukan aksi peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Sumber: ANTARA/Ilham Kausar.)
Penulis : Isnaya Helmi

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya mengungkapkan dorongan pelaku melakukan aksi peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam jumpa pers, Selasa (11/11), mengatakan aksi tersebut dipicu karena pelaku merasa sendirian dan tidak mempunyai tempat untuk berkeluh kesah.

"Ada hal yang menarik juga di dalam proses penyidikan yang kami peroleh dari hasil penggalian keterangan maupun petunjuk-petunjuk yang ada. Bahwa yang bersangkutan anak berkonflik dengan hukum ini terdapat dorongan untuk melakukan peristiwa hukum tersebut," kata Kombes Iman.

Baca Juga: Densus 88 Sebut Ledakan SMAN 72 Jakarta Bukan Tindak Pidana Terorisme, Begini Penjelasannya

"Dorongannya, di mana yang bersangkutan merasa sendiri, kemudian merasa tak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesahnya, baik itu di lingkungan keluarga kemudian di lingkungannya itu sendiri, maupun di lingkungan sekolah," sambungnya.

Temuan tersebut, kata ia, menjadi perhatian pihak kepolisian bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Ini yang menjadi perhatian kami juga bersama dengan KPAI untuk menyikapi hal tersebut," tegasnya.

Seperti diketahui, ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada Jumat (7/11) siang pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, tidak terhubung dengan jaringan teror dan bertindak seorang diri.

"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara anak yang berkonflik dengan hukum atau ABH yang terlibat dalam ledakan merupakan siswa SMA aktif bertindak secara mandiri, dan tidak terhubung dengan jaringan teror tertentu," ucapnya.

Di sisi lain, ia menuturkan pelaku merupakan sosok yang dikenal sebagai pribadi yang tertutup, jarang bergaul, dan memiliki ketertarikan pada konten kekerasan serta hal-hal yang ekstrem.

Saat ini pelaku yang merupakan salah satu siswa SMAN 72 Jakarta, tengah menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Baca Juga: Polisi Ungkap Sosok Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta: Dikenal sebagai Pribadi Tertutup, Jarang Bergaul

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.




Sumber : Kompas TV




KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA




FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x