Kompas TV nasional hukum

Mantan Bupati Talaud Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap Pada Tahun 2014 - 2017

Jumat, 30 April 2021 | 05:01 WIB

TALAUD, KOMPAS.TV - Komisi pemberantasan korupsi, KPK, kembali menetapkan mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip, sebagai tersangka.

Sri Wahyumi diduga menerima gratifikasi sebesar 9,5 miliar rupiah, dalam proyek pekerjaan infrastruktur, di Kabupaten Kepulauan Talaud, pada tahun 2014 sampai 2017.

KPK menduga, sejak dilantik sebagai Bupati untuk periode 2014-2019, Sri Wahyumi berulang kali menggelar pertemuan, dengan Ketua Pokja Pengadaan Barang dan Jasa di Talaud.

Sri juga diduga sering menanyakan daftar paket pekerjaan, yang belum dilelang.

Berdasarkan daftar paket itu, Sri diduga mengarahkan para Pokja untuk menunjuk rekanan tertentu, dan meminta jatah 10 persen dari nilai pagu anggaran masing-masing paket pekerjaan.

Dari korupsinya itu, Sri ditengarai telah menerima uang 9,5 miliar rupiah.

KPK menyatakan, kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap, dalam lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung, dan pekerjaan revitalisasi Pasar Beo tahun 2019, yang sebelumnya menjerat Sri Wahyumi.

Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan Sri Wahyumi selama 20 hari ke depan.

KPK kini tengah menindaklanjuti temuan sejumlah dokumen pasca-penggeledahan di ruang kerja Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, berdasarkan dokumen yang ditemukan penyidik.

KPK juga telah menggeledah lokasi lain yang terkait kasus ini.

Salah satu di antaranya apartemen di Jakarta.

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:51
AC MILAN AKAN BERI BAN KAPTEN KEPADA SIMON KJAER KARENA AKSI HEROIKNYA SAAT MENOLONG CHRISTIAN ERIKSEN DI MOMEN KRITIS   WAPRES KOMITE OLIMPIADE INTERNASIONAL (IOC) JOHN COATES TIBA DI JEPANG JELANG OLIMPIADE TOKYO   JEPANG AMANKAN VAKSIN COVID-19 TAMBAHAN UNTUK 20.000 STAF OLIMPIADE DAN PARALIMPIK TOKYO   SEBANYAK 25 ORANG TEWAS AKIBAT LEDAKAN BESAR PIPA GAS DI DEKAT PASAR SAYUR YANG RAMAI DI SHIYAN, TIONGKOK   KOREA SELATAN MULAI MELONGGARKAN PEMBATASAN SOSIAL UNTUK KONSER K-POP   KOMISI VI DPR: RENCANA PENGENAAN TARIF BANK HIMBARA MELALUI MESIN ATM LINK TIDAK AKAN DILANJUTKAN   POLISI AKAN PERIKSA AJUDAN WABUP SANGIHE HELMUD HONTONG SEBAGAI SAKSI ATAS KEMATIAN WABUP DI PESAWAT   PEMUTIHAN DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERAKHIR PADA BULAN INI   KOMPOLNAS MINTA PATROLI RUTIN SETELAH TANGKAP 50 PELAKU PUNGLI DI KAWASAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   KSAU MARSEKAL FADJAR PRASETYO TEGASKAN PANDEMI COVID-19 TAK HALANGI PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PRAJURIT TNI AU   PEMKOT TANGERANG TARGETKAN 5.000 ORANG AKAN DIVAKSINASI COVID-19 PADA HARI INI DI GEDUNG PUSPEMKOT TANGERANG   HANYA DALAM SEPEKAN TERAKHIR, TINGKAT KETERISIAN RS DARURAT COVID-19 (RSDC) WISMA ATLET JAKARTA NAIK 69%   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT ADA 3 VARIAN BARU COVID-19 DI JAKARTA   ICW MINTA KY DAN BADAN PENGAWAS MA TELUSURI KEJANGGALAN PEMANGKASAN VONIS HUKUMAN PINANGKI SIRNA MALASARI