> >

Sekjen MUI: Penting Libatkan Setiap Pihak untuk Cegah Provokasi Terorisme

Peristiwa | 22 November 2021, 21:12 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan. (Sumber: mui.or.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Upaya mencegah provokasi paham terorisme dan radikalisme kini menjadi pekerjaan rumah bersama, usai penangkapan sejumlah orang yang diduga terlibat kelompok teroris.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang ikut terseret karena salah satu pengurusnya menjadi oknum dalam kelompok teroris tersebut, pun berpendapat demikian.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Amirsyah Tambunan mengatakan, dengan dilibatkannya semua pihak maka provokasi terorisme dan radikalisme akan dapat lebih diantisipasi.

"Terus terang saja, dalam konteks (kasus terorisme) ini, kami seharusnya ikut dilibatkan," kata Amirsyah dalam program Sapa Indonesia Malam KOMPAS TV, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Penangkapan Terduga Teroris Tidak Terkait Aktivitas MUI

Menurut Amirsyah, partisipasi MUI dalam melihat secara langsung tanda-tanda orang yang terpapar paham terorisme dan radikalisme itu penting, terlebih jika oknum tersebut merupakan anggotanya.

Dengan begitu, secara kelembagaan, MUI dapat mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat terhadap oknum itu.

"Kami pun dapat langsung mengambil kebijakan bahwa (tindakan atau pikiran radikal) orang tersebut tidak berkaitan secara kelembagaan (dengan MUI). Sehingga kami bisa menonaktifkannya," ujar Amirsyah.

Di samping itu, Amirsyah berharap, perlindungan hukum tetap diberikan kepada oknum terkait karena undang-undang menjaminnya.

Baca Juga: Ada Tudingan MUI jadi Tempat Bersemayam Teroris hingga Harus Dibubarkan, Mahfud MD: Itu Berlebihan

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU