> >

Pembegal Perwira Marinir TNI AL Ternyata Sudah 11 Kali Beraksi, Ini Titik Lokasinya

Kriminal | 27 Januari 2021, 07:34 WIB
DJ alias NK (31) pelaku pembegalan Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko di Jalan Medan Merdeka Barat pada Oktober 2020. DJ Buron selama tiga bulan dan tertangkap di Cinere, Depok, Minggu (24/1/2021). (Sumber: ANTARA/Livia Kristianti)

JAKARTA, KOMPAS TV - Seorang pria berinisial DJ yang berperan sebagai joki dalam kasus pembegalan perwira Marinir TNI AL di Gambir, Jakarta Pusat pada Oktober 2020 lalu akhirnya tertangkap.

Pria berusia 31 tahun itu ternyata sudah melancarkan aksi serupa sebanyak 11 kali di lokasi yang berbeda-beda.

Baca Juga: Polisi Buru Jaringan Pembegal Kolonel Marinir Pangestu, Anggotanya Para Pendatang dari Sumsel

Berdasarkan pengakuannya, pelaku DJ melakukan aksi pembegalannya di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

"Yang bersangkutan sudah 11 kali melakukan tindak pidana penjambretan atau pencurian dengan kekerasan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin, Selasa (26/1/2021).

Burhanuddin menuturkan, bahkan pelaku DJ saat melakukan aksi kriminalnya membegal anggota TNI AL itu setelah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: 3 Bulan Buron, Pembegal Kolonel Marinir TNI AL Berhasil Ditangkap di Cinere

Ia bersama komplotannya kerap mengincar harta benda milik para pesepeda yang sedang berolahraga di Ibu Kota. Pelaku memilih korbannya itu karena relatif lebih mudah.

"Alasannya mungkin pesepeda dianggap (target) yang mudah dan orang yang menggunakan sepeda ini kalau mengejar mengalami kesulitan," ujar Burhanuddin. 

Adapun beberapa titik yang menjadi tempat DJ melancarkan aksinya antara lain di jembatan layang Senen, lampu merah Kota Tua, depan Mal Gajah Mada, serta jalan Proklamasi.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Jalan Raya, Diduga Korban Begal

Selanjutnya, di Sektor V Bintaro Tangerang Selatan, Lokasari, Meruya, Cideng, jalan Panjang, Kuningan, dan terakhir di Jalan Medan Merdeka Barat.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU