> >

Pertama di Bangladesh, Seorang Transgender Dipekerjakan Stasiun TV Sebagai Presenter Berita

Kompas dunia | 9 Maret 2021, 23:39 WIB
Penyiar berita transgender pertama Bangladesh Tashnuva Anan Shishir membaca buletin berita, di Dhaka, Bangladesh, Selasa, 9 Maret 2021. Stasiun TV satelit Bangladesh mempekerjakan pembawa berita transgender pertama di negara itu dengan harapan menghilangkan stigma sosial yang mereka hadapi. Shishir, yang sebelumnya bekerja sebagai aktivis hak asasi dan aktor, muncul di hadapan penonton pada hari Senin setelah pengangkatannya baru-baru ini karena hari itu bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Dia memulai debutnya dengan membaca buletin berita harian tiga menit di TV Boishakhi yang berbasis di Dhaka. (Sumber: AP Photo/Al-emrun Garjon)

DHAKA, KOMPAS.TV —  Stasiun TV satelit Bangladesh mempekerjakan pembawa berita transgender pertama di negara itu dengan harapan menghilangkan stigma sosial yang mereka hadapi. Tashnuva Anan Shishir yang sebelumnya bekerja sebagai aktivis hak asasi dan sebagai aktris, untuk pertamakalinya tampil membawakan berita di Boishakhi TV hari Senin, (08/03/2021) tepat pada perayaan hari perempuan sedunia.

Tashnuva pada penampilan pertamanya membawakan bulletin berita selama tiga menit dan langsung menangis lega setelah menyelesaikan tugasnya itu, disambut sorak gembira dan tepuk tangan rekan-rekannya.

“Aku sangat gugup, merasa sangat emosional, namun dalam hati aku katakana, aku harus lewati halangan ini, karena inilah ujian finalnya,” tutur Shishir yang berusia 29 taun dalam wawancara hari Selasa, (09/03/2021).

Baca Juga: Bunuh Seorang Blogger Yang Vokal Lawan Fundamentalisme Agama, 5 Milisi Bangladesh Dihukum Mati

Penyiar berita transgender pertama Bangladesh Tashnuva Anan Shishir membaca buletin berita, di Dhaka, Bangladesh, Selasa, 9 Maret 2021. Sebuah stasiun televisi satelit Bangladesh mempekerjakan pembawa berita transgender pertama di negara itu dengan harapan menghilangkan stigma sosial yang mereka hadapi. Shishir, yang sebelumnya bekerja sebagai aktivis hak asasi dan aktor, muncul di hadapan penonton pada hari Senin setelah pengangkatannya baru-baru ini karena hari itu bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Dia memulai debutnya dengan membaca buletin berita harian tiga menit di TV Boishakhi yang berbasis di Dhaka. (Sumber: AP Photo/Al-emrun Garjon)

Terlahir sebagai Kamal Hossain Shishir, dia menyimpulkan pada masa remaja dirinya berperilaku seperti perempuan dan terperangkap dalam tubuh laki-laki.

Tashnuva bertutur anggota keluarganya, sanak saudara dan tetangga mulai mengolok-oloknya, serta dia mengalami perundungan dan eksploitasi seksual.

Masa-masa itu dia merasa tidak mungkin melanjutkan hidup sehingga mencoba bunuh diri, tuturnya.

Hal terburuk yang ia alami adalah saat ayahnya berhenti bicara kepadanya, setelah mengatakan dirinyalah penyebab keluarganya kehilangan muka, tutur Shishir.

“Aku kemudian minggat,” tuturnya.

Baca Juga: Transgender di Panama Kini Boleh Ikut Kompetisi Miss Panama

Pembawa berita transgender pertama Bangladesh Tashnuva Anan Shishir, kiri, bersiap membaca buletin berita, di Dhaka, Bangladesh, Selasa, 9 Maret 2021. (Sumber: AP Photo/Al-emrun Garjon)

Penulis : Edwin-Shri-Bimo

Sumber : Kompas TV


TERBARU