JAKARTA, KOMPAS.TV – Ribuan buruh akan turun ke jalan pada Kamis (28/8/2025), untuk menggelar demo di depan Gedung DPR RI. Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, menyebut aksi ini juga berlangsung serentak di berbagai kota besar: Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Batam, hingga Makassar.
Dengan enam isu utama yang diusung, demo kali ini diperkirakan menyedot perhatian publik. Namun, sebelum berangkat dan bersuara lantang, ada satu hal sederhana yang bisa jadi bekal batin: doa memulai aktivitas.
Dalam konteks demo buruh, doa bahkan bisa menjadi perisai batin, pengingat bahwa perjuangan ini bagian dari ikhtiar mencari keadilan tanpa kehilangan arah spiritual.
Baca Juga: Doa Perjalanan untuk Demo Buruh, Amalan Agar Selamat dari Rumah hingga Kembali
NU Online menyebutkan, Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menganjurkan agar seorang Muslim membaca doa khusus ketika akan memulai aktivitas baru. Doa itu diambil dari ayat Al-Kahfi 10 dan Thaha 25-26:
Rabbanā ātinā min ladunka raḥmatan, wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadā. Rabbishraḥ lī ṣadrī, wa yassir lī amrī.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat dari sisi-Mu dan petunjuk yang lurus dalam urusan kami. Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.”
Doa ini menjadi pengingat bahwa apa pun langkah yang diambil, termasuk aksi sosial seperti demo, harus diawali dengan permohonan kelapangan hati, kemudahan, serta petunjuk yang lurus.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganjurkan amalan doa pagi dan sore sebagai pembuka sekaligus penjaga aktivitas sepanjang hari. Salah satunya adalah bacaan:
Allāhumma bika aṣbaḥnā wa bika amsainā, wa bika naḥyā wa bika namūt, wa ilaikal-maṣīr.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.