Kompas TV regional kriminal

Yosef Curigai Seorang Saksi Kasus Pembunuhan Istri dan Anaknya, Sering Berkunjung Malam-Malam

Kamis, 2 September 2021 | 16:44 WIB
yosef-curigai-seorang-saksi-kasus-pembunuhan-istri-dan-anaknya-sering-berkunjung-malam-malam
Suasana terkini lokasi kejadian pembunuhan yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). (Sumber: TribunJabar.id)

SUBANG, KOMPAS.TV - Yosef, suami korban pembunuhan ibu dan anak di Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengaku curiga dengan salah satu saksi.

Diketahui, Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu tewas dibunuh dan jasadnya ditemukan di bagasi mobil Alphard yang terparkir di halaman rumahnya pada Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Terungkap, Istri Muda Ternyata Tak Bersama Yosef Sehari sebelum Pembunuhan Tuti dan Amalia

Polisi hingga kini belum mengungkapkan sosok pelaku pembunuhan kedua korban Tuti dan Amalia tersebut.

Melalui kuasa hukumnya, Yosef mengatakan, ada orang selain keluarga inti yang memiliki akses keluar dan masuk rumah korban.

Adapun keluarga inti tersebut, antara lain, Tuti dan Amalia yang menjadi korban pembunuhan, kemudian Yosef dan anak tertuanya bernama Yoris.

Menurut pengakuan Yosef, kata Rohman, sosok yang dicurigai kliennya ini masih memiliki hubungan darah dengan korban.

"Pak Yosef kepada saya berbicara bahwa salah satu dari keluarga korban itu yang memiliki akses datang ke rumah selain kedua korban, yakni anak tertuanya Yoris dan Pak Yosef sendiri," kata Rohman dikutip dari TribunJabar pada Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: Kabar Terbaru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Jemput Yosef dan Istri Mudanya

Lebih lanjut, Rohman mengungkapkan, bahwa sosok yang dicurigai kliennya ini kerap berkunjung ke rumah korban Tuti saat malam hari.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : TribunJabar



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19