> >

Selain Curah Hujan Tinggi, Ini Penyebab Banjir di Kalsel dari Hasil Penyelidikan Bareskrim Polri

Peristiwa | 24 Januari 2021, 23:11 WIB
Rumah-rumah warga di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimatan Selatan tampak terendam banjir, Sabtu (16/1/2021) (Sumber: bnpb.go.id)

“Belum ada tindakan lain," ujar Rusdi.

Baca Juga: Banjir! BPBD Evakuasi Ibu dan Bayi di Jatibening Permai Bekasi

Seperti diketahui, temuan dari hasil penyelidikan yang dilakukan Bareskrim Polri tersebut sama dengan pernyataan Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya.

Ketika itu, Presiden Jokowi mengeluarkan pernyataan bahwa penyebab banjir besar di Kalimantan Selatan terjadi lantaran curah hujan yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan bekas Wali Kota Solo itu ketika mengunjungi lokasi banjir di Kalsel.

Baca Juga: Raffi Ahmad Kirim Bantuan ke Korban Banjir Kalsel Pakai Jet Pribadi Milik "Crazy Rich Malang"

"Curah hujan yang sangat tinggi hampir 10 hari berturut-turut sehingga daya tampung Sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik sekarang ini masuk air sebesar 2,1 miliar kubik air sehingga memang meluap di 10 kabupaten dan kota," katanya dikutip dari Antara.

Jokowi juga mengatakan banjir besar yang melanda 10 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi yang pertama dalam 50 tahun terakhir.

"Hari ini saya meninjau banjir ke Provinsi Kalimantan Selatan yang terjadi di hampir 10 kabupaten dan kota. Ini adalah sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50 tahun tidak terjadi di provinsi Kalimantan Selatan," kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: Banjir Merendam 4 Kecamatan di Bekasi

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU