> >

Cerita Pengungsi Suriah dan Mahasiswa Ukraina Selamat dari Gempa Turki, Kembali Teringat Perang

Kompas dunia | 7 Februari 2023, 13:22 WIB
Tim penyelamat mencari korban gempa melalui puing-puing bangunan yang runtuh di kota Harem dekat perbatasan Turki, provinsi Idlib, Suriah, Senin, 6 Februari 2023. Korban jiwa menembus 4.000 orang di kedua negara seperti laporan Associated Press, sementara ribuan masih terjebak di bawah puing-puing. (Sumber: AP Photo/Ghaith Alsayed)

Selama beberapa saat, ia mengaku sempat mengira dirinya sedang berada di Ukraina.

“Tapi kemudian, saya menyadari bahwa saya tidak berada di Ukraina. Butuh beberapa waktu untuk memahami apa yang sedang terjadi,” kata mahasiswa program Erasmus di Gaziantep itu.

Ia berkesempatan melarikan diri dari perang di Ukraina dan menetap di Turki sebagai pengungsi. Ia tak menyangka, dirinya mendapatkan kenangan pasca-trauma dari Kharkiv, Ukraina, kampung halamannya.

Baca Juga: Usai Gempa Turki-Suriah, Erdogan Umumkan 7 Hari Berkabung Nasional, Korban Tewas Bertambah

Sementara itu, gempa susulan pun terjadi berturut-turut di perbatasan Turki dan Suriah, sehingga menyebabkan ribuan nyawa melayang.

Menurut otoritas Turki, setidaknya 2.921 orang tewas di 10 provinsi di Turki, dengan hampir 16.000 orang terluka. 

Terbaru, korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan M7,8 di Turki dan Suriah itu kini mencapai lebih dari 4 ribu nyawa, Selasa (7/2).

Tim penyelamat masih terus menemukan korban di balik reruntuhan tembok dan beton sejak Senin malam hingga Selasa pagi tadi. 

 

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV/Al Jazeera


TERBARU