> >

Biden Tegaskan Pasukan AS akan Pertahankan Taiwan jika Diinvasi China, Beijing Murka

Kompas dunia | 19 September 2022, 21:33 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melambai dari anak tangga Air Force One bersama Ibu Negara Jill Biden di Pangkalan Udara St. Andrews, 17 September 2022. Pada Senin (19/9/2022), pemerintah China mengkritik pernyataan Joe Biden yang menyatakan bahwa pasukannya akan mempertahankan Taiwan jika diinvasi Beijing. (Sumber: Gemunu Amarasinghe/Associated Press)

BEIJING, KOMPAS.TV - Pemerintah China mengkritik pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang menyatakan bahwa pasukannya akan mempertahankan Taiwan jika diinvasi Beijing.

Kementerian Luar Negeri China menyebut komentar sang presiden melanggar komitmen AS tentang isu China-Taiwan.

Walaupun berpihak pada Taipei dalam isu reunifikasi paksa China, AS tak menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan. 

Undang-undang federal AS sendiri mewajibkan Washington memastikan Taiwan punya kekuatan mempertahankan diri tetapi tidak menyebut apakah pasukan AS akan terlibat dalam skenario agresi militer.

Baca Juga: Runyam, Biden Tegaskan Pasukan AS Akan Membela Taiwan terhadap Invasi China

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Associated Press


TERBARU