> >

Rumitnya Operasi Pengamanan Pemakaman Elizabeth II: 10.000 Lebih Polisi Siaga, Awasi Sejuta Orang

Kompas dunia | 19 September 2022, 00:05 WIB
Ilustrasi. Dua personel kepolisian berjaga di jalanan London, Inggris Raya dengan latar belakang potret Ratu Elizabeth II, Jumat (16/9/2022). Ratusan ribu hingga satu juta orang diperkirakan akan memadati London selama prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II pada Senin (19/9/2022). (Sumber: Vadim Ghirda/Associated Press)

LONDON, KOMPAS.TV - Ratu Elizabeth II akan dimakamkan di London, Inggris Raya pada Senin (19/9/2022). Pemakaman pemimpin monarki terlama sepanjang sejarah Inggris Raya ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi aparat keamanan.

Alasannya, ratusan ribu hingga satu juta orang diperkirakan akan memadati London selama prosesi pemakaman sang ratu. Selain itu, kepolisian juga mesti menjaga sekitar 500 tamu ningrat dan pemerintahan luar negeri yang diundang ke pemakaman.

Wali Kota London Sadiq Khan menyatakan, pemakaman Ratu Elizabeth II menjadi tantangan keamanan “luar biasa” bagi pihaknya.

“Sudah berdekade-dekade sejak pemimpin dunia sebanyak ini berkumpul di satu tempat. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Khan dikutip Associated Press.

Khan tidak menutup kemungkinan adanya individu atau kelompok tertentu yang ingin menyerang para pemimpin dunia yang berkumpul.

“Jadi kami bekerja ekstra keras, polisi, aparat keamanan, dan banyak, banyak lain untuk memastikan pemakaman kenegaraan ini selancar mungkin,” kata Khan.

Baca Juga: Momen Pangeran Harry Kenakan Seragam Militer di Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II

Sementara itu, Asisten Deputi Komisaris Kepolisian Metropolitan London Stuart Cundy menyebut operasi pengamanan pemakaman Elizabeth II adalah yang terbesar sepanjang sejarah departemen kepolisian itu. Operasi yang “sangat kompleks” ini melampaui operasi pengamanan Olimpiade London 2012.

Cundy menyebut lebih dari 10.000 personel kepolisian akan bertugas pada Senin (19/9). Pasukan polisi London pun akan dibantu oleh personel-personel dari 43 departemen polisi lain di Inggris Raya.

Selain itu, ratusan relawan keamanan dan personel militer juga akan disiagakan sepanjang jalur prosesi pemakaman sang ratu.

Jelang pemakaman, polisi menggelar upaya pengamanan di jalanan London. Selokan hingga tempat sampah pun digeledah dan disegel untuk mencegah serangan teror.

Pada Senin (19/9) besok, drone juga akan dilarang terbang untuk sementara di langit London. Bandara Internasional Heathrow London juga menunda banyak penerbangan agar bising pesawat tidak mengganggu prosesi pemakaman.

Baca Juga: Putin, Assad, dan Perwakilan Negara-Negara Ini Tak Diundang ke Pemakaman Ratu Elizabeth II, Kenapa?

 

Tantangan lain yang dihadapi aparat adalah estimasi kerumunan luar biasa sepanjang prosei pemakaman. Kerumunan warga diperkirakan akan memadati sekitar Westminster Abbey, tempat upacara pemakaman sang ratu yang dihadiri ratusan tamu undangan.

Jenazah kemudian akan dibawa melintasi Istana Buckingham ke Hyde Park. Lalu, jenazah Ratu Elizabeth II dibawa ke Istan Windsor untuk dimakamkan dalam sebuah upacara yang dihadiri keluarga kerajaan.

Jenazah Elizabeth II dilaporkan akan dibawa dengan mobil jenazah dari Hyde Park ke Windsor. Jarak dua tempat ini sekitar 32 kilometer dan ribuan aparta kepolisian disiagakan untuk mengamankannya.

Baca Juga: Ini Rangkaian Upacara Pemakaman Ratu Elizabeth II Besok, Berakhir di Istana Windsor

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU