> >

Produksi Emas dan Tembaga Freeport Diprediksi Turun akibat Banjir Bandang

Ekonomi dan bisnis | 14 Februari 2023, 06:03 WIB
PT Freeport Indonesia menggunakan alat berat membuka aliran air yang sempat menutup di area Jalan Hubertus Haluk, MP 74 (Sumber: Kompas.tvAnt)

Baca Juga: Ridwan Kamil Sebut Tol Cisumdawu Beroperasi Akhir Februari, Bisa Untuk Mudik Lebaran 2023

Sebelumnya, korba tewas akibat banjir bandang yang terjadi di area tambang Freeport, Mile 74, bertambah menjadi dua orang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tembagapura AKP Ahmad Dahlan mengonfirmasi meninggalnya dua warga akibat banjir bandang tersebut.

Kedua korban jiwa itu berinisial JM dan NK, dan ditemukan di Mile 70, area tambang PTFI.

"Benar ada dua warga meninggal dunia, satu ditemukan tadi malam dan satunya lagi tadi pagi," kata Ahmad Dahlan, seperti diberitakan Kompas TV pada Minggu (12/2/2023).

JM dan NK biasanya melakukan aktivitas mendulang emas di area Mile 74 dan sekitarnya.

"Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Ingatkan Pengendara Moge Harley Davidson Jangan Arogan, Patuhi Lalu Lintas

Sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra menyebut pihaknya menerima laporan adanya dua orang hilang di sekitar area banjir.

Keduanya diduga merupakan pendulang ilegal yang kerap beraktivitas di lokasi tersebut.

"Untuk dua masyarakat yang kemarin hilang, tadi malam sudah ditemukan satu orang dalam kondisi meninggal dunia,” tuturnya.

Banjir bandang tersebut menerjang areal tambang emas PT Freeport Indonesia (PTFI) di Mile 74 Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (11/2/2023).

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Antara, Kompas TV


TERBARU