Kompas TV internasional kompas dunia

Puluhan Warga Negara Asing Dinyatakan Hilang dalam Insiden Runtuhnya Kondominium di Miami AS

Kompas.tv - 25 Juni 2021, 14:02 WIB
puluhan-warga-negara-asing-dinyatakan-hilang-dalam-insiden-runtuhnya-kondominium-di-miami-as
Foto udara ini menunjukkan sebagian gedung kondominium Champlain Towers South di Florida, Miami, Amerika Serikat yang runtuh pada Kamis (24/6/2021). (Sumber: Amy Beth Bennett /South Florida Sun-Sentinel via AP)
Penulis : Vyara Lestari | Editor : Gading Persada

SURFSIDE, KOMPAS.TV – Hampir 100 orang dinyatakan hilang pada Jumat paagi (25/6/2021), menyusul runtuhnya gedung kondominium Champlain Towers South pada Kamis (24/6/2021).

Para personil pemadam kebakaran dan tim penyelamat bekerja sepanjang malam untuk menemukan para korban yang selamat.

Melansir Associated Press, baru 1 orang yang dinyatakan tewas dalam insiden itu.

Namun, jumlah itu diperkirakan akan bertambah, mengingat banyak penghuni gedung setinggi 12 lantai itu yang belum ditemukan.

Sebanyak 11 orang terluka, dan 4 orang di antaranya masih berada dalam perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Kondominium di Miami Runtuh, 35 Orang Selamat dan 51 Orang Masih Belum Ditemukan

Masih belum diketahui penyebab runtuhnya gedung. Rekaman video insiden runtuhnya gedung itu menunjukkan, pusat gedung tampak runtuh terlebih dahulu, disusul runtuhnya bangunan gedung di sebelahnya yang terletak lebih dekat ke laut.

Asap debu membumbung menyelimuti kawasan itu, dan timbunan reruntuhan gedung menumpuk hingga setinggi 10 meter.

Setengah dari gedung kondominium yang terdiri dari sekitar 130 unit apartemen itu hancur, dan tim penyelamat berhasil menyelamatkan setidaknya 35 orang dari reruntuhan usai gedung itu runtuh.

Gedung kondominium Champlain dibangun pada tahun 1982 di Surfside, sebuah kota pinggiran kecil di barat-laut Miami.

Sebagian gedung kondominium 12 lantai Champlain Towers South di Florida, Miami, Amerika Serikat, yang tersisa usai sebagian gedung runtuh pada Kamis (24/6/2021). (Sumber: AP Photo/Wilfredo Lee)

Sejumlah warga negara asing dilaporkan turut menjadi korban dalam insiden itu.

Satu keluarga Argentina, yakni dokter bedah Dr Andres Galfrascoli dan suaminya, produser Fabian Nunez serta putri mereka, Sofia, menghabiskan malam di apartemen teman mereka di Champlain, Nicolas Fernandez.

“Mereka melarikan diri dari wabah Covid-19 dan lockdown ketat di Argentina dan datang untuk tinggal sementara di Florida,” terang fernandez.

“Mudah-mudahan mereka selamat, tapi jika mereka meninggal seperti ini, rasanya sungguh tak adil.”

Baca Juga: Bangunan Kondominium Taman Desa Malaysia Ambruk, Pekerja Terperangkap di Reruntuhan

Keluarga Galfrascoli bukan satu-satunya keluarga Amerika Selatan yang dinyatakan hilang.

Empat kementerian dan konsulat dari 4 negara menyatakan, 22 warga negara asing dinyatakan hilang dalam insiden runtuhnya gedung Champlain.

Rincian jumlah korban yang hilang tersebut yakni 9 orang dari Argentina, 6 orang dari Paraguay, 4 orang dari Venezuela dan 3 orang dari Uruguay.

Warga Paraguay yang hilang termasuk Sophia Lopez Moreira – saudara perempuan ibu negara Silvana Abdo, adik ipar Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez – dan keluarganya.

Media Israel juga melaporkan, konsulat jenderal Israel di Miami, Maor Elbaz, meyakini bahwa 20 warga negaranya juga hilang dalam insiden itu.




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x