Kompas TV olahraga kompas sport

Elkan Baggott Minta Maaf Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia, PSSI Masih Beri Kesempatan

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:55 WIB
elkan-baggott-minta-maaf-sempat-tolak-panggilan-timnas-indonesia-pssi-masih-beri-kesempatan
Elkan Baggott menulis surat permohonan maaf kepada PSSI karena sempat menolak pemanggilan Timnas Indonesia. (Sumber: PSSI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih memberi kesempatan kepada Elkan Baggott yang menulis permohonan maaf usai sempat menolak pemanggilan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

Surat permohonan maaf Elkan yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI tersebut dikirim pada Sabtu (23/10/2021) lalu.

Dalam surat tersebut, pemain yang merumput di Inggris bersama Ipswich Town itu mengatakan bahwa alasannya tak datang saat dipanggil Timnas Indonesia adalah karena pandemi Covid-19 yang masih tinggi di Dubai.

Elkan kemudian menegaskan ia sudah siap kembali membela skuad Garuda karena kondisi pandemi di Inggris dan Indonesia telah berangsur membaik dengan semakin banyaknya orang yang sudah divaksin.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan permohonan maaf yang mendalam karena tidak bisa mengikuti pemusatan latihan di Dubai," ucap Elkan.

"Alasan di balik keputusan tersebut adalah karena pemerintah Inggris dan klub saya menyarankan untuk tidak hadir karena situasi Covid di Dubai buruk," lanjutnya.

Baca Juga: Elkan Baggott Tampil Apik di Laga Perdana dengan Timnas U-19, Shin Tae-yong Berikan Pujian

"Saya sekarang siap untuk membela dan memberikan segalanya untuk tim nasional untuk membantunya mencapai tempat yang seharusnya," tegasnya.

Setelah menerima surat permohonan maaf tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengakui alasan yang diberikan Elkan adalah manusiawi.

Iriawan pun mengatakan sudah memaafkan Elkan dan berharap ia bisa segera kembali membela Timnas Indonesia saat dibutuhkan.

Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV/PSSI



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19