Kompas TV nasional peristiwa

Seorang Ustaz di Tangerang Tewas Ditembak Usai Salat Magrib, Pelaku Diduga Pakai Atribut Ojol

Minggu, 19 September 2021 | 06:45 WIB
seorang-ustaz-di-tangerang-tewas-ditembak-usai-salat-magrib-pelaku-diduga-pakai-atribut-ojol
Ilustrasi penembakan dengan korban seorang uztaz di Tangerang yang ditemukan meninggal dunia pada Sabtu malam, 18 September 2021. (Sumber: Kompas.com)

TANGERANG, KOMPAS.TV - Seorang warga di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, ditembak hingga tewas oleh orang tak dikenal pada Sabtu, 18 September 2021 malam.

Korban diketahui bernama Ustaz Armand atau biasa dipanggil Alex. Ia tewas saat dalam perjalan menuju Rumah Sakit Mulya, Pinang, Kota Tangerang.

Baca Juga: Mahfud MD: Ali Kalora Ditembak Bersama Anak Buahnya Ikrima

Ahmad Mangku, saksi yang juga warga sekitar, mengatakan aksi penembakan itu terjadi usai korban melaksanakan Salat Magrib atau sekitar pukul 18.30 WIB.

"Dia tetangga saya, (ditembak) usai Salat Magrib," kata Ahmad kepada Kompas TV, Sabtu (18/9/2021).

Ahmad menjelaskan korban awalnya Salat Magrib mengajak anaknya yang berusia 5 tahun bernama Al Fatih. Saat pulang, anaknya sempat melihat diduga pelaku yang mengenakan atribut ojek online atau ojol.

Baca Juga: Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Teroris MIT Poso Diduga Tewas dalam Kontak Tembak

"Anaknya (pulang) lari duluan, anak tersebut lihat di dekat pintu itu ada orang pakai baju ijo baju grab," ucap Ahmad.

Saat sang anak masuk ke rumah, terdengar suara ledakan. Tak lama, terdengar teriakan korban yang mengatakan ditembak

"Pas masuk ada suara ledakan kaya petasan gitu kan, terus korban itu teriak 'gua di tembak, kena ketembak'," ujar Ahmad.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19