Kompas TV regional peristiwa

Aksi Longmars dan 1.000 Lilin Sebagai Bentuk Dukacita Atas Tewasnya Nakes Pasca Serangan KKB

Jumat, 17 September 2021 | 11:42 WIB

PAPUA, KOMPAS.TV - Para tenaga medis menggelar aksi long march dan menyalakan seribu lilin di Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Aksi dilakukan sebagai bentuk dukacita dan keprihatinan atas gugurnya rekan sejawat, akibat penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata, di Distrik Kiwirok pada senin lalu.

Baca Juga: 2 Nakes yang Lompat ke Jurang Usai Serangan KKB Telah Ditemukan, Salah Satunya Meninggal Dunia

Dengan mengikat pita hitam pada lengan dan kepala, massa tenaga kesehatan di Kota Oksibil menggelar aksi long march dari Jalan Kabiding menuju Pusat Kota Oksibil dan selesai di halaman Mapolres Pegunungan Bintang.

Selain long march, ratusan tenaga medis ini menyalakan seribu lilin sebagai tanda duka cita atas meninggalnya rekan sejawat mereka dalam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata, di distrik Kiwirok.

Dalam aksinya ratusan tenaga medis ini juga membacakan pernyataan sikap diantaranya, meminta agar seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Pegunungan Bintang harus dilindungi oleh negara dan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: 2 Nakes yang Terjun ke Jurang saat Serangan KKB di Papua Akhirnya Ditemukan

Kepolisian setempat menyatakan, aksi solidaritas tersebut berlangsung damai.

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri berhasil temukan 2 tenaga medis yang hilang pasca-penyerangan oleh kelompok bersenjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Keduanya ditemukan di dalam jurang. 

Satu tenaga medis ditemukan dalam kondisi selamat, sementara satu lainnya yang bernama Gabriela Meilan dalam keadaan meninggal dunia. 

Tim gabungan masih akan kembali fokus mencari satu tenaga medis lain yang bernama Geral Sukoi.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19