Kompas TV internasional kompas dunia

Swiss Tolak Permintaan Kelompok Yahudi Masukkan Hamas ke Daftar Teroris, Ini Alasannya

Jumat, 4 Juni 2021 | 15:18 WIB
swiss-tolak-permintaan-kelompok-yahudi-masukkan-hamas-ke-daftar-teroris-ini-alasannya
Pejuang Hamas di Gaza. Swiss tolak mengkategorikan Hamas sebagai teroris. (Sumber: AP Photo/Felipe Dana)

BERN, KOMPAS.TV - Swiss memutuskan menolak permintaan kelompok Yahudi agar faksi Palestina, Hamas dikategorikan sebagai teroris.

Keputusan Pemerintah Swiss tersebut dilaporkan oleh Arabi 21, Rabu (2/6/2021).

Sebelumnya Federasi Komunitas Yahudi Swiss dan Mimbar Yahudi Liberal Swiss (PLJS) mengungkapkan Hamas jelas merupakan extrimis, teroris dan anti-semit.

Seperti diungkapkan Swissinfo.ch, mereka mengatakan tak bisa menerima anggota Hamas berkeliaran bebas, mengumpulkan dana dan melakukan bisnis di Swiss.

Baca Juga: Netanyahu Terancam Akibat Koalisi Oposisi dan Partai Arab, Palestina: Kondisinya Tak Akan Berbeda

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kedutaan Besar Israel untuk Swiss di Bern.

Menurut Swiss Radio seperti dikutip Middle East Monitor, Swiss ingin tetap memastikan jati diri mereka sebagai negara netral.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:29
PERCEPAT VAKSINASI, KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO AJAK RELAWAN MAHASISWA JADI VAKSINATOR   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MENEKANKAN PENTINGNYA MELAKUKAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19   SEJUMLAH DAERAH AUSTRALIA ALAMI KENAIKAN KASUS COVID-19 DAN BERPELUANG PERPANJANG “LOCKDOWN”   PPKM DARURAT DIPERPANJANG, PP MUHAMMADIYAH MINTA PEMERINTAH SEGERA SALURKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT)   POLISI IZINKAN OJEK DARING MELINTASI 100 TITIK PENYEKATAN SELAMA PPKM DARURAT MESKI TANPA STRP   WHATSAPP BLOKIR DUA JUTA AKUN DARI PENGGUNA DI INDIA DALAM SEBULAN TERAKHIR UNTUK CEGAH PENYEBARAN HOAKS   KEMENAKER AKUI MASIH ADA PERUSAHAAN NONESENSIAL & ESENSIAL YANG BERLAKUKAN WFO 100 PERSEN SAAT PPKM DARURAT   PENGUNJUNG MENARA EIFFEL HARUS MENUNJUKKAN BUKTI TELAH VAKSINASI ATAU MEMILIKI HASIL TES COVID-19 NEGATIF   MENARA EIFFEL DI PARIS KEMBALI DIBUKA UNTUK PENGUNJUNG SETELAH DITUTUP SELAMA 9 BULAN KARENA PANDEMI COVID-19   PT LIGA INDONESIA BARU (LIB) TENGAH MENYIAPKAN SKENARIO BARU LIGA 1 SETELAH PEMERINTAH PERPANJANG PPKM DARURAT   KORBAN TEWAS AKIBAT BANJIR BANDANG DI JERMAN DAN BELGIA MENCAPAI 128 ORANG DAN RATUSAN LAINNYA HILANG   MALAM INI, SEBANYAK 13 ATLET INDONESIA AKAN BERANGKAT MENUJU OLIMPIADE TOKYO 2020 DI JEPANG   PEMERINTAH KOREA SELATAN MINTA RI PERMUDAH WARGANYA MASUK INDONESIA   SEKJEN PMI SUDIRMAN SAID SEBUT JUMLAH PENYINTAS COVID-19 YANG MENDONORKAN PLASMA SEMAKIN SEDIKIT