Kompas TV internasional kompas dunia

Netanyahu Terancam Akibat Koalisi Oposisi dan Partai Arab, Palestina: Kondisinya Tak Akan Berbeda

Jumat, 4 Juni 2021 | 14:45 WIB
netanyahu-terancam-akibat-koalisi-oposisi-dan-partai-arab-palestina-kondisinya-tak-akan-berbeda
Naftali Bennett, menjadi calon pengganti Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel. (Sumber: Ronen Zvulun/Pool Photo via AP)

TEL AVIV, KOMPAS.TV - Kepemimpinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terancam setelah terjadinya koalisi partai oposisi dan partai Arab Israel.

Meski begitu, pihak Palestina menilai jika terjadi perubahan kepemimpinan diyakini dampaknya tak akan berbeda.

Koalisi yang dinamakan Pemerintahan Israel Bersatu itu terjadi setelah pemimpin Partai Yes Atid, Yair Lapid mencapai kesepakatan dengan pemimpin partai Yamina, Naftali Bennett.

Pada koalisi tersebut partai Arab Israel, Raam juga turut bekerja sama untuk menggulingkan Netanyahu.

Baca Juga: Demi Singkirkan Netanyahu dan Bentuk Pemerintahan Israel Bersatu, Oposisi dan Partai Arab Berkoalisi

Dalam koalisi itu Bennet akan berperan sebagai Perdana Menteri untuk menggantikan Netanyahu jika koalisi mereka terpilih.

Namun banyak warga Palestina yang skeptis perubahan kepemimpinan Israel akan membawa perubahan yang positif untuk mereka.

Salah satunya, adalah Bassem Al-Salhi, perwakilan dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Ia menilai Bennet memiliki agenda sayap kanan yang sama dan memiliki tingkat ekstrem yang sama dengan Netanyahu.

“Ia akan memastikan akan memperlihatkan betapa ekstremnya ia di pemerintahan,” ujar Al-Salhi dikutip dari Al-Jazeera.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19