> >

Begini Kondisi Nani Pengirim Sate Beracun Selama di Penjara, Masih Labil dan Kerap Didampingi Polwan

Kriminal | 17 Mei 2021, 21:50 WIB
Tersangka pengiriman sate misterius berinsial NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) (Sumber: KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

BANTUL, KOMPAS.TV - Nani Aprilia Nurjaman, pengirim sate beracun yang sudah ditetapkan tersangka kini telah ditahan di Mapolsek Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kapolsek Bantul, Kompol B Ayom, mengatakan Nani resmi menjadi tahanan titipan di Mapolesk Bantul sejak 1 Mei 2021.

Baca Juga: Sasaran Utama Sate Beracun Aiptu Tomy Diperiksa Propam Polda DIY, Terancam Ditindak Tegas

Selama ditahan, Kompol Ayom memastikan bahwa wanita berusia 25 tahun itu kondisinya saat ini cukup baik.

Meski demikian, petugas terus mendampingi tersangka karena kondisinya yang masih labil.

Karena itu, Ayom kemudian memerintahkan kepada petugas untuk sering melakukan komunikasi dengan Nani.

Ini dilakukan demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Viral Foto Nani Wanita Pengirim Sate Beracun Pakai Daster di Penjara, Berawal Unggahan Istri Polisi

"Kita punya tiga polwan untuk melakukan pendampingan psikologi," kata Ayom saat dihubungi wartawan, Senin (17/5/2021).

Ayom menambahkan, sejak ditahan dari tanggal 1 Mei 2021 sampai saat ini, pihak keluarganya sama sekali belum pernah mengunjungi Nani, termasuk saat Lebaran.

"Kalau dari keluarga (Nani) belum ada yang ke sini," ucap Kompol Ayom.

Bukan hanya tidak pernah dikunjungi pihak keluarganya, Ayom menambahkan, Nani juga tidak pernah mendapatkan kiriman makanan ataupun pakaian.

Baca Juga: Aiptu Tomy Buka Suara Soal Hubungannya dengan Nani Wanita Pengirim Sate Beracun

Padahal, kata dia, pihak kepolisian memberikan kesempatan kepada keluarga untuk menjenguk Nani.

Namun demikian, tidak secara langsung karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Menurut Ayom, pihak keluarga yang akan menjenguk bisa melakukan panggilan video call.

Termasuk juga bisa menitipkan makanan atau pakaian. Barang titipan tersebut pasti nantinya akan diserahkan kepada Nani.

Baca Juga: Wanita Pengirim Sate Beracun Disebut Sosok Tertutup, Tak Pernah Cerita Soal Asmara ke Orang Tua

"Kalau celana sempat diberikan dari orang serse. Semua itu karena belum kiriman pakaian dari keluarganya," kata Anom.

Seperti yang diberitakan KompasTV sebelumnya, Nani ditangkap di rumahnya di Kapanewon Piyungan pada 30 April 2021.

Nani merupakan pengirim sate beracun yang ditujukan kepada Tomy warga Kapanewon Kasihan, Bantul. Tersangka mengirim sate tersebut menggunakan jasa ojek online pada Minggu (25/4/2021).

Karena tidak kenal dengan pengirim, keluarga Tomy menolak. Sate itu akhirnya disantap anak dari pengemudi ojek online bernama Naba Faiz Prasetya (10).

Baca Juga: Pengirim Sate Beracun Akui Diajari Seseeorang Untuk Meracik Racun Sianida dalam Makanan

Nahas, Naba meninggal dunia karena keracunan sate yang telah ditaburi sianida tersebut.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU