> >

Ganjar Jelaskan Strategi untuk Tingkatkan Angka Harapan Hidup, Singgung Anggaran

Rumah pemilu | 4 Februari 2024, 20:41 WIB
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam debat terakhir Minggu (4/2/2024). (Sumber: Tangkap Layar Kompas TV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Capres Nomor 3 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa strategi pemerintah ke depan untuk meningkatkan angka harapan hidup harus dilengkapi dengan anggaran minimal 5 sampai 10 persen dari dana APBN. 

"Hanya memang ketika UU Kesehatan sebelumnya mengatur persentase anggaran terpotong, ini mesti dikendalikan 5-10 persen menjadi angka yang bisa menjaga kondisi kesehatan kita jauh lebih baik," katanya dalam Debat Final Capres 2024 Minggu (4/2/2024).

"Kalau bicara angka harapan hidup maka terhadap mereka mendapatkan faskes yang baik, hiburan yang baik, budayawan juga bisa membantu mereka, membahagiakan mereka, juga perlu mendapatkan layanan yang baik. Jika kami merasa nyaman, senang, hidup kami akan lebih panjang," sambung dia.

"Posyandu, dasawisma, peran RT menjadi kekuatan luar biasa, di samping tentu saja pemerintah akan mendampingi kebijakan yang ada setiap anggaran untuk bisa cukup memenuhi, ini kita lakukan secara bertahap," ucap Ganjar.

Sebelumnya, ia menyebut akses kesehatan di setiap desa juga penting. Ia kemudian menyinggung program yang diusungnya bersama pasangannya, Mahfud MD, yakni Satu Desa, Satu Faskes, dan Satu Nakes.

Program tersebut bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan.

"Kenapa Ganjar-Mahfud membuat Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes? Karena kami ingin mereka mendapatkan yang terbaik," ujarnya.

"Dan kemudian ibu, anak, lansia, disabilitas, masyarakat adat, akan mendapatkan peran yang sama di dalam layanan-layanan kesehatan di mana di daerah-daerah terisolir mereka membutuhkan akses ini dengan sangat bagus," sambung Ganjar.

Baca Juga: Anies: Anggota BPUPKI Mendirikan Republik Ini untuk Semua, Bukan untuk Kepentingan Keluarganya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kembali menggelar debat Pilpres 2024 untuk yang kelima kalinya.

Penulis : Kiki Luqman Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU