> >

Meski Punya Tiket Premium, KIB akan Umumkan Capres Setelah Ada Parpol Baru yang Bergabung

Rumah pemilu | 7 November 2022, 12:18 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (paling kiri), dan Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Mardiono menjawab pertanyaan wartawan seusai acara Silaturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu di Makassar, Minggu (6/11/2022). (Sumber: Kompas.id)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB akan mengumumkan sosok yang akan diusung menjadi capres di Pilpres 2024 setelah ada partai politik (parpol) baru bergabung dengan KIB. 

Diketahui, kini KIB merupakan gabungan parpol yang terdiri dari Golkar, PPP dan PAN. Ketiga parpol itu telah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen. 

Baca Juga: Soal Polemik Capres di Pilpres 2024, Adi Prayitno: Anies Vs Ganjar Replika Politik Nasional

Jumlah kumulatif perolehan kursi Golkar, PAN, dan PPP di parlemen adalah 26,82 persen. Berdasarkan hasil Pemilu 2019, partai Golkar meraih 85 kursi, PAN meraih 44 kursi dan PPP meraih 19 kursi. Secara total, perolehan kursi DPR dari Koalisi Indonesia Bersatu tersebut sebanyak 148 kursi.

”Kami sudah punya tiket premium dan lebih dari 20 persen. Tapi, kami masih menunggu satu-dua partai lagi yang akan bergabung. Jadi, kalau partai lain sudah bergabung, baru kami umumkan siapa (bakal calon presiden) yang akan kami dukung,” kata Airlangga seperti dikutip dari Kompas.id, Minggu (6/11/2022).

Meski menanti dua parpol bergabung, Airlangga tak menyebutkan parpol dimaksud. Saat ditanya apakah ada peluang mencalonkan figur capres yang bukan berasal dari ketiga partai dalam koalisi, Airlangga meminta semua pihak bersabar.

”Tunggu tanggal mainnya. Sekarang masih Rabiul Akhir, dan waktu-waktu ini harus berhati-hati membuat keputusan. Apalagi Indonesia sedang punya hajatan besar KTT G20 dan kita di koalisi juga fokus untuk mendukung kepentingan Indonesia di tingkat global,” katanya.

Dalam pidatonya pada acara Silaturahmi Nasional di Makassar, Airlangga mengatakan, keputusan koalisi terkait bakal capres tidak akan diambil secara sembrono dan gegabah. Meski demikian, keputusan tak akan terlalu lama diambil. 

”Karena KIB menawarkan kepastian dan keberlanjutan. Di tengah ketidakpastian geopolitik saat ini yang diperlukan adalah kepastian dan stabilitas segala aspek, termasuk stabilitas politik,” ujarnya.

Baca Juga: NU Menolak Ditarik-tarik Untuk Dukung Capres 2024

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas.id


TERBARU