> >

Pengamat: Kemunculan Relawan Anies Sinyal buat Publik Ada Keinginan Gubernur DKI untuk Jadi Capres

Politik | 21 Oktober 2021, 14:10 WIB
Deklarasi Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera Dukung Anies Baswedan Sebagai Calon Presiden 2024, Rabu (20/10/2021). (Sumber: Tanggapan Layar YouTube ANIES 2024)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden dalam gelaran Pilpres 2024.

Aliansi ini juga mendeklarasikan sebagai relawan Anies Baswedan untuk mendukung mantan Menteri Pendidikan itu maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Mereka mendeklarasikan dukungan terhadap Anies sebagai capres di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga: 4 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Didukung Relawan Maju Capres 2024

Koordinator sekaligus salah seorang deklarator ANIES, La Ode Basir menjelaskan awal mula pihaknya memantapkan diri untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) di 2024 mendatang.

Menurut La Ode, relawan Anies ini sudah terbentuk sejak 2018 dalam dua sebulan terkahir pihaknya mengadakan forum diskusi terkait 4 tahun kepemimpinan Anies di Jakarta. Pembahasannya mengenai kinerja Anies dalam memimpin DKI Jakarta.

Hasil diskusi tersebut menyimpulkan ada banyak kemajuan yang dilakukan Anies di Jakarta. Semisal dalam pengelolaan keuangan daerah yang dibuktikan dengan empat kali mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

"Seminggu lalu diskusi mengerucut dan lahir deklarasi ANIES," ujar La Ode, saat dihubungi dalam program KOMPAS TV di program  "Sapa Indonesia Malam", Rabu (20/10/2021).

Baca Juga: Deklarasikan Anies Maju Calon Presiden 2024, Relawan: Ini Tanpa Sepengetahuan Pak Anies

La Ode menambahkan terlepas Anies akan maju atau tidak sebagai capres di Pilpres 2024, deklarasi ini menjadi sebuah pemicu bahwa Anies layak menjadi calon presiden.

Pihaknya juga berharap ke depannya akan muncul relawan Anies di berbagai daerah untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu sebagai capres. 

"Kita dorong secara terbuka deklarasi maupun sifatnya tidak deklarasi dan sama-sama kita menjadi jembatan menyediakan wadah buat Pak Anies keliling Indonesia dalam rangka sosialisasikan diri. Kita juga bergerak mensosialisasikan siapa Anies Bawsedan, bagaimana kompetensi, karakter sehingga layak menjadi pemimpin Indonesia," ujar La Ode.

Melawan Ganjar

Di kesempatan yang sama Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi menyebut munculnya relawan untuk mendukung tokoh tertentu sangat wajar walaupun tahapan Pilpres pada 2024 belum dimulai.

Baca Juga: Deklarasi Dini Capres 2024 Dinilai Malah Merugikan Anies Baswedan, Kok Bisa?

Menurutnya dari sisi elektoral munculnya relawan Anies ini untuk menyaingi relawan pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sudah mendeklarasikan diri di berbagai daerah. 

Ia menilai relawan ini akan punya peran kunci terhadap figur yang bukan berasal dari partai politik seperti Anies atau tokoh dari partai politik tetapi bukan pemegang keputusan seperti Ganjar. 

Tak hanya itu adanya deklarasi relawan ini sebagai sinyal bahwa tokoh tersebut mendapat dukungan kelompok masyarakat.

"Jadi ada semacam testing the water dan memberi semacam sinyal kepada siapapun yang ingin memberi dukungan untuk segara melakukan. Kalau tidak ada deklarasi, tentu publik menebak-nebak apakah si calon punya keinginan atau tidak untuk maju," ujar Muhtadi.

Baca Juga: Pengamat Prediksi Peluang Anies Baswedan di Pilpres 2024 Gelap Gulita

Lebih lanjut Muhtadi menilai relawan Anies dan Ganjar ini memiliki kemiripan yakni menjaring dukungan dari bawah ke atas agar kedua tokoh tersebut menyatakan diri mau maju sebagai capres.

Menurut Muhtadi sikap kedua tokoh yang didukung relawan ini bertolak belakang dengan Ridwan Kamil yang telah menyatakan bersedia didukung sebagai capres dalam berbagai pertemuan partai politik. 

Hal ini akan berimplikasi pada komunikasi politik yang dibangun relawan maupun si tokoh tersebut.
 
"Relawan Anies atau Gajar ini ingin mengesankan publik dukungan itu datang dari bawah bukan dari Anies maupun Ganjar. Ini yang akan diuji seberapa kuat tokoh setelah dideklarasikan relawanannya. Apakah melempem di tengah jalan atau makin energy charge setelah ada deklarasi," ujar Muhtadi.

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU