> >

Kapolri Setujui Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin Dibongkar

Peristiwa | 16 Juni 2021, 16:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapa pesepeda saat meninjau proyek pembatas jalur sepeda sepanjang 11,2 kilometer dari Sudirman-Thamrin, Sabtu (27/2/2021). (Sumber: Instagram Anies Baswedan)

JAKARTA, KOMPAS TV - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya menyetujui usulan pimpinan Komisi III DPR RI untuk membongkar jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta.  Hal ini sekaligus untuk mencari formulasi yang pas terkait pengaturan rute jalur sepeda di kawasan Ibu Kota. 

"Prinsipnya terkait dengan jalur sepeda, kami akan terus mencari formula yang pas. Kami setuju masalah yang permanen itu dibongkar saja," kata Sigit saat rapat bersama dengan Komisi III DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6/2021). 

Baca Juga: Pimpinan Komisi III Minta Kapolri Bongkar Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin

Kapolri yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) ini berjanji,  akan  menggelar studi banding ke beberapa negara untuk mencari formula jalur sepeda yang tidak diskriminatif terhadap pengguna jalan lainnya. 

"Kami akan studi banding ke beberapa negara dekat kita, sehingga kemudian pengaturan rute sepeda baik sepeda yang digunakan untuk bekerja ataupun berolahraga terkait dengan jamnya," ujarnya. 

Ia menyebut sudah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda untuk melakukan hal yang sama, sehingga nantinya ini tak lagi menimbulkan persoalan kembali.

"Para Kapolda di seluruh wilayah juga melakukan hal yang sama. Sehingga kemudian jalur sepeda bagi masyarakat tetap ada, jamnya dibatasi sehingga tidak mengganggu para peguna dan moda-moda lain yang memanfaatkan jalur tersebut," katanya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membongkar jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. Menurut dia, itu menimbulkan diskriminasi antar pengguna kendaraan di jalan raya. 

Ia menyebut, bila itu dibiarkan, nantinya akan ada permintaan istimewa untuk para pengguna kendaraan lainnya. 

"Jangan sampai nanti jalur permanen semua pelaku hobi motor bikin minta juga kepada pemerintah jalur motor khusus kaya Harley dan superbike," kata Sahroni rapat bersama Kapolri di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6/2021). 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Zaki-Amrullah

Sumber : Kompas TV


TERBARU