> >

Terkait Pergantian Panglima TNI, Ini Jawaban Wakil Ketua DPR

Politik | 16 Juni 2021, 14:57 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. (Sumber: Dok. Puspen TNI)


JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi isu pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Diketahui, pada akhir tahun nanti Hadi akan memasuki masa pensiun. 

Ia menyebut, dalam mengganti pucuk pimpinan di dalam tubuh TNI itu merupakan hak prerogatif dari seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Soal Panglima TNI itu soal prerogatif presiden," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Kompak! Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Bandung

Politikus Partai Gerindra itu meyakini bahwa Jokowi mempunyai pertimbangan sendiri dalam memilih calon pengganti Hadi sebagai Panglima TNI. 

"Intinya presiden akan mempertimbangkan secara aspek untuk menentukan siapa panglima berikutnya, termasuk juga situasi kondisi pandemi ini. Kita tunggu saja karena itu sudah diatur," ujarnya.

Sebelumnya, Analis Politik Keamanan, Andi Wijayanto memperkirakan nama Jenderal Andika Perkasa berpeluang kuat menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, matra darat punya posisi menjanjikan pada pendekatan stabilitas politik.

Dua skenario bisa dipakai Presiden Joko Widodo dalam menentukan panglima baru TNI demi menjamin stabilitas politik menuju pemilu serentak 2024.

Selain nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, sosok Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono turut menjadi kandidat kuat Panglima TNI.

Meski Jenderal Andika merupakan menantu Mantan Kepala BIN Hendropriyono yang berjejaring kuat dengan Jokowi, tetapi hal tersebut tak bisa semata jadi tolok ukur penentuan pejabat baru di pucuk pimpinan Mabes TNI.

Baca Juga: Panglima TNI Imbau Masyarakat Perketat Prokes

Mantan Kepala BIN Hendropriyono dituding melobi Presiden Joko Widodo agar menantunya Jenderal Andika Perkasa bisa menjadi Panglima TNI.

Hendro pun menepis isu ini, dia menegaskan tak pernah meminta-minta jabatan kepada siapapun, meski itu untuk dirinya sendiri.
 

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU