> >

Anggota DPR Nilai Kebijakan Larangan Mudik Gagal Bukan Karena Rakyat Melainkan Pemerintah Tak Adil

Sosial | 18 Mei 2021, 02:45 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho (Sumber: Foto: Runi/Man )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi V DPR RI Irwan mengatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam hal pelarangan mudik lebaran 2021 telah gagal.

Menurutnya, kegagalan tersebut bukan karena rakyat tidak patuh terhadap peraturan melainkan pemerintah tidak bisa memberikan teladan dan keadilan bagi rakyatnya.

"Seperti yang saya katakan saat di awal, larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah harus konsisten dan jangan gimmick. Rakyat dilarang mudik, namun mal dan pariwisata dimana-mana buka dan bahkan membludak," ujar Irwan dikutip dari siaran pers, Senin (17/5/2021).

Baca Juga: Catat! Mulai Hari Ini, Selasa 18 Mei 2021, Tak Perlu Lagi SIKM untuk Lakukan Perjalanan

Politisi Partai Demokrat ini menilai kebijakan tersebut tumpang tindih, kontradiktif dan juga kontraproduktif dalam menekan penyebaran Covid-19.

Irwan juga meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera memberikan klarifikasi terkait Warga Negara Asing (WNA) asal China yang bisa masuk ke Indonesia di tengah larangan mudik.

"Rakyat tahunya bahwa WNA itu juga mestinya dilarang masuk Tanah Air selama rakyat sendiri dilarang mudik. Dengan alasan apapun sulit diterima akal sehat rakyat, bagaimana ratusan WNA dari China terus berdatangan dengan alasan kerja dan lolos protokol kesehatan," tegas Irwan.

Baca Juga: Pengamat: Pemudik Hina Petugas Bisa Dipidanakan

Irwan menegaskan bahwa masuknya TKA ke Indonesia di masa larangan mudik merupakan bentuk ketidakadilan pemerintah.

Penulis : Dian Nita Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU