> >

FPI: Pemerintah Tak Perlu Repot Urusi Habib Rizieq Shihab, Lebih Baik Swab Test di Rutan Mabes Polri

Peristiwa | 22 November 2020, 19:24 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). (Sumber: AFP/ADITYA SAPUTRA)

JAKARTA, KOMPAS TV - Front Pembela Islam (FPI) secara tegas menolak permintaan swab test kepada sang Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Shihab dari pihak kepolisian.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Umum yang juga Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar kepada wartawan Kompas TV, Ihsan Sitorus.

Aziz mengatakan bahwa ada permintaan swab test yang datang dari Polsek Tanah Abang. Permintaan itu datang pada Sabtu (21/11/2020) malam.

Baca Juga: Malam-Malam Anggota TNI dan Polri Datangi Rumah Rizieq Shihab di Petamburan, Pihak Keluarga Menolak

Ketika itu, aparat gabungan dari Babinkamtibmas, Babinsa TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Rizieq Shihab sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kapolsek dan jajarannya, ada tiga pihak di situ datang ke (Jalan) Petamburan III menanyakan kondisi kesehatan HRS, kemudian ditanggapi bahwa kondisi beliau baik-baik saja," kata Aziz kepada Kompas TV, Minggu (22/11/2020).

Aziz mengatakan, swab test merupakan urusan pribadi pemimpin FPI Rizieq Shihab. Apalagi, FPI memiliki tim kesehatan sendiri untuk melakukan hal tersebut, yakni dari Mer-C dan Hilal Merah Indonesia (Hilmi).

"Jadi pihak pemerintah kalau urusan kesehatan dan kemanusian tidak perlu repot-repot mengurusi FPI dan HRS (Habub Rizieq Shihab)," ucap Aziz.

Baca Juga: Kata Kodam Jaya Soal Anggota TNI dan Polri Datangi Rumah Imam Besar FPI Rizieq Shihab Malam-Malam

Jika pemerintah meminta swab test kepada Habib Rizieq dengan alasan kesehatan dan kemanusiaan, Aziz berpendapat, hal itu lebih baik dilakukan di Rutan Mabes Polri. Sebab, banyak tahanan di sana terjangkit Covid-19.

"Di sana klien kami Gus Nur juga ditahan bersama banyak tahanan yang terjangkit Covid-19. Bahkan beberapa hari lalu Gus Nur dilarikan ke RS Polri kemudian di sana ditangani," ujar Aziz.

Penulis : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


TERBARU