> >

Facebook Papers Ungkap Adanya Skandal di Perusahaan Zuckerberg, Apa Itu?

Kompas dunia | 30 Oktober 2021, 02:05 WIB
Ilustrasi logo Facebook. Perusahaan teknologi terbesar dunia itu kini tengah diguncang skandal. Frances Haugen, seorang mantan karyawan Facebook, membeberkan sejumlah dokumen internal yang disebut Facebook Papers. (Sumber: AP Photo/Thibault Camus, File)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Facebook tengah diguncang skandal. Pengungkapan skandal itu tertuang dalam dokumen yang disebut Facebook Papers.

Facebook Papers menampilkan kolaborasi antara 17 organisasi pemberitaan Amerika, termasuk Associated Press. Para jurnalis dari berbagai kantor pemberitaan, besar dan kecil, bekerja sama memperoleh akses ke ribuan halaman dokumen internal perusahaan Facebook.

Baca Juga: Apa Itu Meta? Nama Baru Facebook yang Disebut Bakal Jadi Dunia Virtual Masa Depan

Dokumen ini didapat Frances Haugen, mantan manajer produk Facebook, yang mengungkap skandal yang terjadi di tubuh perusahaan raksasa pimpinan Mark Zuckerberg itu.

Frances Haugen, mantan karyawan Facebook, saat berbicara di depan Kongres Amerika Serikat (AS) di Gedung Capitol, Washington, AS, 5 Oktober 2021. Haugen membeberkan sejumlah fakta lewat dokumen internal perusahaan yang disebut Facebook Papers. (Sumber: AP Photo/Alex Brandon)

Konsorsium terpisah media pemberitaan Eropa juga memiliki akses ke dokumen-dokumen itu, dan mereka mulai memublikasikan konten terkait analisis atas materi itu sejak Senin (25/10/2021) lalu. 

Baca Juga: Sah! Mark Zuckerberg Resmi Ganti Nama Facebook Jadi Meta, Ini Alasannya

Dokumen-dokumen itu merupakan versi pengungkapan yang sudah disunting oleh Haugen selama beberapa bulan untuk Komisi Sekuritas dan Bursa. Haugen menuduh Facebook memprioritaskan keuntungan daripada keamanan, dan menyembunyikan penelitiannya sendiri dari investor dan publik.

Dokumen berisi keluhan itu mencakup beragam topik, mulai dari upaya Facebook menumbuhkan audiensnya, bagaimana platform media sosial itu dapat membahayakan anak-anak, hingga dugaan perannya dalam menyulut kekerasan politis. 

Baca Juga: Percobaan Mengejutkan Pegawai Facebook di India: Algoritma Tuntun Pengguna kepada Konten Menghasut

Laporan itu sendiri diberikan pada para anggota Kongres sebagai bagian dari investigasi. Proses investigasi itu sendiri masih terus berjalan hingga berita ini diturunkan.

 

 

 

Penulis : Vyara Lestari Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Associated Press


TERBARU