> >

Angin Segar Perfilman Indonesia: Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Raih Golden Leopard

Film | 15 Agustus 2021, 02:05 WIB
Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang diadaptasi dari novel karya Eka Kurniawan akan berlaga di Locarno Film Festival. (Sumber: ANTARA/Palari Films)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Film adaptasi novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan mendapatkan Golden Leopard di Locarno International Film Festival 2021.

Pencapaian film berjudul internasional Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash besutan sutradara Edwin tersebut jadi angin segar bagi dunia perfilman Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Meiske Taurisia selaku produser mengatakan, situasi pandemi ini mengajarkan untuk selalu punya harapan walau terjebak dalam sistem yang terpuruk. Termasuk, untuk perfilman Indonesia.

Dia mengatakan, penghargaan Golden Leopard menjadi bukti nyata bahwa film Indonesia berdaya saing secara ide, kreatif dan artistik di sirkuit film dunia.

Penghargaan internasional tersebut kompetensi pembuat film Indonesia dapat pengakuan.

“Kompetensi ini jarang sekali dipahami di dalam negeri, karena ruang pemutaran yang terbatas sehingga sulit diakses penonton film Indonesia,” terang Meiske dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/8/2021).

Kata Meiske, meraih hadiah utama merupakan pencapaian besar untuk Indonesia. Kontingen kebudayaan lewat film berhasil membawa pulang piala emas Golden Leopard.

"Namun juga sedih mengingat kebudayaan tidak pernah diakui keberhasilannya dibandingkan dengan kontingen olahraga,” sambung Meiske.

Baca Juga: Film Adaptasi Novel 'Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas' Raih Hadiah Utama Locarno

Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas diputar empat kali di Locarno International Film Festival 20.

Untuk diketahui, Golden Leopard merupakan hadiah utama sesi kompetisi internasional (Concorso Internazionale) di ajang festival film bergengsi itu.

Dalam keterangannya, Edwin mempersembahkan kemenangan yang diterimanya untuk semangat industri sinema di Indonesia.

“Penghargaan Golden Leopard ini adalah kemenangan untuk cinta kita semua terhadap segala pengalaman sinema yang sudah pernah kita alami, juga untuk segala cita-cita, harapan kita semua atas bentuk-bentuk sinema yang akan datang, yang liar belum tertebak mau ke mana arahnya,” lanjutnya.

Kemenangan ini juga mencatatkan Edwin sebagai orang Indonesia pertama yang memeroleh penghargaan Golden Leopard.

Penerima penghargaan ini diketahui merupakan sutradara bergengsi kelas dunia seperti Stanley Kubrick, Mike Leigh, Jafar Panahi, dan Jim Jarmusch.

“Penghargaan ini juga akan saya ingat sebagai perayaan atas keberagaman yang ada dalam sinema Asia Tenggara,” lanjut Edwin.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dibintangi oleh Marthino Lio (Ajo Kawir), Ladya Cheryl (Iteung), Reza Rahadian (Budi Baik), Ratu Felisha (Jelita) dan Sal Priadi (Si Tokek).

Film tersebut berkisah tentang Ajo Kawir, seorang jagoan tak takut mati dengan rahasia besar. Rahasia itu mengantarkannya ke hasrat bertarung yang tinggi.

Ketika berhadapan dengan Iteung, Ajo Kawir dibabat habis-habisan dan membuatnya jatuh cinta.

Baca Juga: Film "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" Tayang Perdana di Locarno Film Festival 2021

 

Penulis : Hedi Basri Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas.com


TERBARU