> >

Komoditas Rumput Laut Dalam Negeri Hadapi Sejumlah Tantangan, Daya Saing Menurun

Ekonomi dan bisnis | 27 Januari 2022, 23:31 WIB
Bentangan budidaya rumput laut Sulawesi Tenggara (Sumber: WWF Indonesia)

Dalam diskusi tersebut diungkapkan pula berbagai tantangan yang dihadapi produsen rumput laut, baik tantangan dari sisi produksi maupun persyaratan dari pasar. Baik itu tantangan perubahan iklim, kualitas bibit yang buruk, dan isu mikroplastik.

Perwakilan dari Asosiasi Rumput Laut Indonesia Mursalim mengungkapkan, saat ini masih dijumpai adanya pelaku budidaya rumput laut yang menggunakan pelampung serta tali bentangan berbahan plastik, di mana penggunaan bahan plastik menjadi perhatian khusus bagi mitra–mitra bisnis internasionalnya.

Oleh karena itu, adanya integrasi menyeluruh pada multisektor sangat dibutuhkan, termasuk perbaikan budidaya (best practices), investasi pihak eksportir dan industri pada sektor budidaya, perhitungan HPP terbaik bagi seluruh pihak untuk mencapai ekuilibrium secara ekonomis, perbaikan pengelolaan limbah, serta dukungan teknologi berbasis IoT (Internet of Things) menuju smart farming.

Di sisi lain, para pelaku usaha rumput laut juga berharap pemerintah mendukung melalui kebijakan yang mendukung produksi dengan pendampingan teknis teknologi budidaya 4.0, sertifikasi Cara Budidaya Ikan (termasuk di dalamnya komoditas rumput laut) yang Baik (CBIB), serta sentralisasi daerah budidaya rumput laut oleh pemerintah daerah.

Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Hardi Haris menyampaikan, sektor usaha rumput laut telah menyumbang 80 persen produksi perikanan budidaya di Sulawesi Selatan. Hal ini menjadikan provinsi ini sebagai produsen rumput laut tropis terbesar di Indonesia.

“Para pembudidaya harus memperhatikan sanitasi dan kualitas produksi rumput laut. Jika hal seperti itu diperhatikan, maka kualitas akan terjaga serta kepercayaan pasar meningkat,” tuturnya.

 

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU