> >

Komoditas Rumput Laut Dalam Negeri Hadapi Sejumlah Tantangan, Daya Saing Menurun

Ekonomi dan bisnis | 27 Januari 2022, 23:31 WIB
Bentangan budidaya rumput laut Sulawesi Tenggara (Sumber: WWF Indonesia)

MAKASSAR, KOMPAS.TV – Penurunan produksi rumput laut akibat krisis iklim dam masalah limbah di tingkat rantai pasok berdampak pada daya saing komoditas yang menurun. Padahal, rumput laut merupakan komoditas unggulan nasional.

Menurut data Kementerian Kelautan dan perikanan dengan kontribusi komoditas ini terhadap nilai ekspor Indonesia hingga 279 juta dolar AS di tahun 2020.

Diketahui, agar usaha rumput laut yang produktif, pembudidaya sangat bergantung pada kalender budidaya yang disusun berdasarkan perhitungan cuaca dan musim. Namun kemudian, cara ini tidak lagi efektif diakibatkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu dengan adanya fenomena perubahan iklim.

Suhu panas ekstrem serta curah hujan yang tinggi mempengaruhi tumbuh kembang bibit dan pertumbuhan budidaya rumput laut. Sehingga hal ini berdampak pada jumlah produksi yang kian menurun dari tahun ke tahun.

Menyadari persoalan tersebut, Jaringan Sumber Daya (JaSuDa) bersama Yayasan WWF Indonesia membahas hal ini lewat diskusi multi pihak pada Selasa, 25 Januari 2022 bertema “Kajian Kebutuhan Industri dalam Pengembangan Sektor Rumput Laut”.

Lebih jauh, penurunan produk ini ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Dalam Laporan Kinerja Tahunan 2021 Triwulan 3 menyebutkan, produksi rumput laut menurun dari triwulan 3 tahun 2020 sebesar 7,78 juta ton menjadi 7,14 juta ton pada tahun 2021.

Bahkan, hasil produksi ini juga berada di bawah target produksi yang sebesar 8,45 juta ton pada triwulan ketiga tahun 2021. Penurunan ini cukup dirasakan bagi para industri pengolahan dan eksportir.

Baca Juga: Kemasan Makanan dari Rumput Laut Bisa Jadi Pengganti Styrofoam, Ini Kelebihannya

“Tahun ini, kami sering kekurangan bahan baku. Kekurangannya bisa sampai 70-120 ton per hari,” ujar PT Biota Laut Ganggang Chen Xuan dalam siaran pers yang diterima Kompas.tv, Kamis (27/1/2022).

Tantangan

Pembudidaya rumput laut di Sulawesi Tenggara. (Sumber: wwf Indonesia)

Penulis : Fransisca Natalia Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU