Kompas TV TALKSHOW rosi

Turun Kelas BPJS Jadi Solusi Siasati Kenaikan Tarif? - ROSI (Bag 5)

Jumat, 22 Mei 2020 | 09:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 yang mengatur tentang tarif iuran BPJS Kesehatan disebutkan ada kenaikan hampir 100 persen untuk tarif kelas I dan II.

Iuran peserta mandiri kelas I naik sebesar 70.000 rupiah dari 80.000 menjadi 150.000.

Sementara untuk tarif iuran peserta mandiri kelas dua naik sebesar 49 ribu rupiah dari 51 ribu menjadi 100.000.

Baca Juga: Prosedur BPJS Dituding Berbelit-belit, Ini Kata Dirut BPJS Kesehatan - ROSI (Bag 4)

Kenaikan iuran tarif bpjs ini naik hampir seratus persen.

Untuk iuran peserta mandiri kelas III juga naik sebesar 16.500 dari 25.500 menjadi 42.000.

Namun pemerintah masih memberi subsidi sehingga masyarakat tetap hanya membayar 25.500.

Terkait kenaikan tarif iuran BPJS yang diberlakukan pemerintah pasca dibatalkan oleh Mahkamah Agung, juru bicara MA Andi Samsan Nganro melalui pesan singkat kepada KompasTV menyebut jika presiden dalam membuat Perpres baru tentu sudah mempertimbangkan semua aspek.

Baca Juga: Dirut BPJS: Pengeluaran BPJS Sebulan Rp 8-9 Triliun - ROSI (Bag 3)

Sebab kalau toh iuran BPJS harus dinaikkan untuk kesinambungan namun tentu juga pemerintah mempertimbangkan isi putusan MA yang membatalkan Perpres No. 75 yang lalu.

Keputusan pemerintah untuk menaikan iuran BPJS kesehatan dinilai sudah dihitung secara matang sesuai dengan kemampuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pemerintah juga memberikan keringanan bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus corona untuk hanya membayar iuran BPJS selama 6 bulan saja. 

Baca Juga: BPJS Kesehatan Salah Kelola, Benarkah? - ROSI (Bag 2)

 

Penulis : Yudho Priambodo




BERITA LAINNYA


Kesehatan

Ini Kesaksian Penyintas Corona B117

Sabtu, 6 Maret 2021 | 02:44 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:17
KBRI YANGON SIAGA II SEIRING MENINGKATNYA AKSI KEKERASAN DI MYANMAR   LEBIH DARI 18.000 GEMPA BUMI TELAH MENGGUNCANG DI WILAYAH BARAT DAYA ISLANDIA DALAM SEPEKAN TERAKHIR   ARAB SAUDI HANCURKAN "DRONE" BERSENJATA KIRIMAN PEMBERONTAK HOUTHI   SEBANYAK 900 PEDAGANG DARI 5 PASAR TRADISIONAL DI MAGELANG SIAP DIVKASIN   PEDAGANG PASAR INDUK KRAMATJATI, JAKTIM, TUNGGU KEPASTIAN JADWAL VAKSINASI COVID-19   KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN MANTAN MENSOS JULIARI BATUBARA   WAGUB RIAU EDY NATAR NASUTION SEBUT KEBAKARAN HUTAN DIDUGA ULAH BANDAR NARKOBA   WALI KOTA SOLO GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA ORANGTUA KAWAL ANAK SAAT SEKOLAH DIBUKA KEMBALI JULI 2021   WALI KOTA TANGERANG ARIEF R WISMANSYAH BELUM YAKIN WILAYAHNYA DAPAT MENGGELAR PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JULI 2021   KEMENKES TELAH MELAKUKAN "TRACING" KONTAK ERAT PASIEN KORONA B117 DI BREBES, JATENG   DINSOS DKI: BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) UNTUK WARGA TERDAMPAK COVID-19 CAIR PADA MINGGU KEDUA MARET 2021   MENTERI BUMN ERICK THOHIR AKAN LAKUKAN SWASTANISASI BUMN YANG PENDAPATANNYA DI BAWAH RP 50 M   POLDA RIAU TANGKAP 5 PELAKU PENYELUNDUPAN 40 KG SABU DAN 50.000 PIL EKSTASI DARI MALAYSIA   SBY SEBUT MOELDOKO TEGA DAN BERDARAH DINGIN MELAKUKAN KUDETA TERHADAP PARTAI DEMOKRAT