Kompas TV TALKSHOW rosi

BPJS Kesehatan Salah Kelola, Benarkah? - ROSI (Bag 2)

Jumat, 22 Mei 2020 | 09:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 yang mengatur tentang tarif iuran BPJS Kesehatan disebutkan ada kenaikan hampir 100 persen untuk tarif kelas I dan II.

Iuran peserta mandiri kelas I naik sebesar 70.000 rupiah dari 80.000 menjadi 150.000.

Sementara untuk tarif iuran peserta mandiri kelas dua naik sebesar 49 ribu rupiah dari 51 ribu menjadi 100.000.

Kenaikan iuran tarif bpjs ini naik hampir seratus persen.

Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Buka Suara Soal Kenaikan Tarif BPJS - ROSI (Bag 1)

Untuk iuran peserta mandiri kelas III juga naik sebesar 16.500 dari 25.500 menjadi 42.000.

Namun pemerintah masih memberi subsidi sehingga masyarakat tetap hanya membayar 25.500.

Terkait kenaikan tarif iuran BPJS yang diberlakukan pemerintah pasca dibatalkan oleh Mahkamah Agung, juru bicara MA Andi Samsan Nganro melalui pesan singkat kepada KompasTV menyebut jika presiden dalam membuat Perpres baru tentu sudah mempertimbangkan semua aspek.

Sebab kalau toh iuran BPJS harus dinaikkan untuk kesinambungan namun tentu juga pemerintah mempertimbangkan isi putusan MA yang membatalkan Perpres No. 75 yang lalu.

Baca Juga: Prosedur BPJS Dituding Berbelit-belit, Ini Kata Dirut BPJS Kesehatan - ROSI (Bag 4)

Keputusan pemerintah untuk menaikan iuran BPJS kesehatan dinilai sudah dihitung secara matang sesuai dengan kemampuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pemerintah juga memberikan keringanan bagi masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus corona untuk hanya membayar iuran BPJS selama 6 bulan saja. 

Penulis : Yudho Priambodo




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:14
SEBANYAK 20 ORANG TEWAS & 30 LUKA-LUKA AKIBAT BOM MOBIL BUNUH DIRI DI IBU KOTA SOMALIA, MOGADISHU, PADA JUMAT MALAM   TAHUN INI, PEMERINTAH BERENCANA MEMULAI PENGEBORAN WILAYAH KERJA PANAS BUMI (WKP) DI GUNUNG TAMPOMAS, JABAR   DIRLANTAS POLDA METRO JAYA SEBUT PESEPEDA YANG KELUAR JALUR KHUSUS SEPEDA DI KAWASAN SUDIRMAN BISA DITINDAK   HARGA EMAS BATANGAN PT ANTAM HARI INI BERADA DI ANGKA RP 923.000 PER GRAM   ANGGARAN TERBATAS, PEMKOT BEKASI MINTA BANTUAN GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI BEKASI   KETUA KOMISI V DPR LASARUS PASTIKAN PROYEK JALAN TOL PADANG-PEKANBARU TIDAK DIBATALKAN MELAINKAN DITUNDA   PAKAR HUKUM TATA NEGARA JUANDA DORONG PEMERINTAH GUNAKAN PARADIGMA HUKUM SIKAPI KISRUH PARTAI DEMOKRAT    PEMERINTAH AKAN FASILITASI PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BAGI MANTAN PENERIMA PROGRAM KARTU PRAKERJA   OTORITAS ISRAEL TUNDA PEMBERIAN VAKSIN COVID-19 UNTUK PEKERJA PALESTINA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO AJAK PARA PELAKU USAHA KREATIF HADAPI PANDEMI COVID-19   SUKARELAWAN KAWALCOVID19 ELINA CIPTADI: KASUS KEMATIAN COVID-19 DI JAKARTA MENINGKAT HINGGA 2,8 PERSEN   SATPOL PP TUTUP SEMENTARA EMPAT KAFE DI JAKARTA PUSAT KARENA MELANGGAR JAM OPERASIONAL SELAMA PPKM   HINGGA 6 MARET 2021, RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN MERAWAT 4.340 PASIEN COVID-19   KPAI INGATKAN AGAR NEGARA HADIR UNTUK MENCEGAH ADANYA ANAK YANG PUTUS SEKOLAH SELAMA PANDEMI COVID-19