HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Imam Nahrawi Peringatkan Penerima Dana Hibah KONI agar Hati-hati

Jumat, 14 Februari 2020 | 15:16 WIB
imam-nahrawi-peringatkan-penerima-dana-hibah-koni-agar-hati-hati
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meninggalkan Gedung Merah Putih KPK setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dana hibah Kemenpora kepada KONI Tahun Anggaran 2018, Jumat (27/9/2019). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS TV - Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, membantah dakwaan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutnya telah menerima suap sebesar Rp11,5 miliar.

Uang sebanyak itu, berdasarkan dakwaan jaksa, berasal dari mantan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Ending Fuad Hamidy dan mantan Bendahara KONI, Johnny E Awuy.

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dakwaan JPU KPK tersebut merupakan narasi fiktif. “Banyak narasi fiktif di sini nanti kita akan lihat,” kata Imam di sela-sela persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Eks Menpora Imam Nahrawi Didakwa Terima Suap 11,5 Miliar

Lebih lanjut, Imam memperingatkan kepada para pihak yang telah menerima dana hibah Kemenpora untuk KONI agar berhati-hati. “Siap siap yang menerima dana KONI, siap-siap,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Imam Nahrawi, Wa Ode Zainab, mengatakan dakwaan jaksa terhadap kliennya sungguh tidak benar. Pihaknya meyakini kliennya tidak menerima suap Rp11,5 miliar.

“Kami meyakini apa yang didakwakan jaksa tidak benar.  Beliau (Imam Nahrawi) tidak menerima suap tersebut,” ujar Wa Ode.

Penulis : Tito Dirhantoro

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:35
PEMERINTAH ITALIA PERPANJANG “LOCKDOWN” HINGGA 13 APRIL 2020   PT KAI: DAMPAK VIRUS KORONA, PENUMPANG KERETA API DI SUMATERA UTARA TURUN HINGGA 60 PERSEN   GELAR RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PANDEMI VIRUS KORONA, KAPOLSEK KEMBANGAN DICOPOT   PANTAU KESEHATAN PEMUDIK, PEMKAB MADIUN DIRIKAN POSKO PEMERIKSAAN KORONA DI STASIUN DAN TERMINAL CARUBAN   DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN STATISTIK RIAU: 4.444 TKI DARI MALAYSIA MASUK INDONESIA LEWAT RIAU   PANDEMI KORONA, KKP MINTA AKSES PENGIRIMAN SARANA PRODUKSI & LOGISTIK DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TAK DIBATASI   PEMPROV SULAWESI SELATAN SIAPKAN LAHAN DI GOWA KHUSUS UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZA PASIEN VIRUS KORONA   WALI KOTA JAKARTA BARAT: 144 JEMAAH YANG DIISOLASI DI MASJID JAMI, KEBON JERUK, TAK ADA YANG MEMILIKI GEJALA KORONA   JUBIR PENANGANAN VIRUS KORONA: PEMERIKSAAN DENGAN MESIN TB-TCM DIPRIORITASKAN DI DAERAH YANG BANYAK KASUS KORONA   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA: RSUD TONGAS, PROBOLINGGO, JADI RUJUKAN PASIEN KORONA   BELUM BERSTATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, PEMPROV DKI BELUM STOP TRANSPORTASI DARI DAN KE JAKARTA   KEPALA IMIGRASI: WNA DILARANG MASUK KE INDONESIA, PENJAGAAN PELABUHAN DAN BANDARA DI BATAM DIPERKETAT   CEGAH PENYEBARAN KORONA, ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA BERLAKUKAN LARANGAN KEDATANGAN WNA   PBNU MINTA MASYARAKAT JANGAN TOLAK PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA YANG MENINGGAL