HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Di Sidang Etik, Wahyu Setiawan Akui Melanggar Sumpah Janji

Rabu, 15 Januari 2020 | 19:41 WIB
di-sidang-etik-wahyu-setiawan-akui-melanggar-sumpah-janji
Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) masih diperiksa tim satgas KPK (Sumber: tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendapat sejumlah fakta terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Salah satunya soal rasa sungkan Wahyu untuk menolak permintaan Agustiani Tio Fridelina dan Saeful.

Plt Ketua DKPP, Muhammad menjelaskan posisi tidak bisa menolak Wahyu menjadi pertimbangan DKPP dalam membuat keputusan ada atau tidak pelanggaran etik yang dilakukan Wahyu.  

Baca juga: Mantan Komisioner KPU Duga Ada Motif Lain di Balik Kasus Wahyu Setiawan

"Beliau menjelaskan sulit karena posisi pertemanan tentu itu bagian yang akan kami nilai dalam penegakan kode etik," ujar Muhammad usai sidang kode etik DKPP yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/1/2020).

Muhammad menambahkan Wahyu juga mengakui tuduhan-tuduhan dari Bawasalu selaku pelapor. Seperti, melanggar sumpah janji, dianggap tidak mandiri dan dianggap tidak profesional. Namun ada sebagian tuduhan tersebut yang tak ingin dijawab Wahyu.

"Kami berharap malam ini majelis akan bermusyawarah untuk mengambil keputusan apakah melanggar kode etik atau tidak. Kalau terbukti kita akan ukur dan beri nilai sejauh mana derajat dan pelanggaran etiknya dan diberi sanksi ," ujar Muhammad.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Peti Mati Di Pos Penjagaan

Kamis, 4 Juni 2020 | 15:45 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:54
JAGA STABILITAS FINANSIAL DI MASA PANDEMI BERSAMA M ANDOKO. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   SAMBUT PENERAPAN TATANAN NORMAL BARU, LIFT DI BANDARA SOEKARNO-HATTA GUNAKAN TOMBOL KAKI   GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO SEBUT KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TUNGGU KEPUTUSAN MENDIKBUD    TNI ANGKATAN UDARA BANTU SISIR LOKASI KAPAL CEPAT YANG HILANG DI LAUT MALUKU   WAPRES MA'RUF AMIN TEGASKAN PEMERINTAH SANGAT SERIUS KAJI PENERAPAN "NEW NORMAL"    MENPAN RB TJAHJO KUMOLO IMBAU ASN PATUHI PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PENERAPAN TATANAN NORMAL BARU   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: MULAI BESOK KEGIATAN BERIBADAH DI RUMAH IBADAH BISA DILAKUKAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN: BELAJAR DI SEKOLAH TIDAK AKAN DIMULAI SAMPAI KONDISI AMAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT GRAFIK KASUS POSITIF KORONA MENURUN, 66 RW MASIH ZONA MERAH   PERPANJANG PSBB, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN: BULAN JUNI TRANSISI MENUJU AMAN, SEHAT, DAN PRODUKTIF   PRESIDEN JOKOWI INGIN TIRU KOREA SELATAN LACAK VIRUS KORONA PAKAI SISTEM TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI    CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, KPK GELAR "RAPID TEST" UNTUK 2.000 PEGAWAI DAN TAHANAN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: AWAL TAHUN AJARAN BARU TETAP, TAPI BELAJAR DARI RUMAH   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SEBUT PRESIDEN JOKOWI INGIN INDONESIA BISA MEMPRODUKSI VAKSIN KORONA TAHUN INI