Kompas TV klik360 cerita indonesia

Siap-siap, Subsidi Gas LPG 3 Kilogram Akan Dihilangkan

Rabu, 15 Januari 2020 | 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah rencananya akan menghapuskan subsisi untuk LPG 3 kilogram mulai pertengahan tahun ini. Warga yang tidak mampu akan diberikan subsidi secara langsung, sementara gas LPG 3 kilogram akan mengikuti harga pasar.

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan besaran harga per kilogram untuk tabung LPG 3 kilogram akan sama dengan LPG 12 kilogram. 

"Samalah dengan LPG 12 kilogram bagi 3 atau 4 nanti kita lihat," ujar Djoko saat ditemui di kantornya, Selasa (14/1/2019).

Lantas berapa harga LPG 3 kilogram tanpa subsidi nantinya?

Jika harga tabung LPG 12 kilogram mencapai Rp 139 ribu maka per kilogramnya gas mencapai Rp 11.583. Dengan angka tersebut, harga tabung LPG 3 kilogram bisa mencapai Rp 35 ribu. Ini naik signifikan ketimbang harga saat ini yang berkisar di Rp 18.000 sampai Rp 21.000.

Saat LPG 3 kilogram menjadi harga pasar, maka subsidi akan diberikan langsung ke warganya. Menurut Djoko, saat ini mereka tengah mendata warga miskin dan skema subsidi yang akan diberikan. 

"Kita sudah punya data, mau pakai kriteria miskin yang mana nih. Kita juga punya data konversi sejak awal lalu kita bandingkan, apakah mereka masih berhak," jelasnya.

Baca Juga: Ahok Dapat Dukungan KSP untuk Berantas Mafia Migas

Skema yang dipertimbangkan beragam, bisa pakai QR Code sehingga saat membeli sejumlah 3 tabung nanti subsidi Rp 100.000 akan langsung ditransfer ke rekening penerima subsidi. Sedang dihitung berapa rata-rata kebutuhan para warga yang berhak terima subsidi dalam sebulan.

#GasLPG #SubsidiGas #Jokowi #ESDM

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:47
18 TENAGA KESEHATAN RSUD 45 KUNINGAN, JAWA BARAT, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   MANTAN KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN DITUNTUT 8 TAHUN PENJARA TERKAIT KASUS HARUN MASIKU   MAHKAMAH AGUNG BELUM TERIMA SURAT PERMOHONAN PEMAKZULAN FAIDA SEBAGAI BUPATI JEMBER   SATGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS BARU TERINFEKSI VIRUS KORONA MENCAPAI 1.679 PADA 3 AGUSTUS 2020    POLDA JATIM SEBUT SUDAH ADA 15 TERDUGA KORBAN KASUS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL BUNGKUS KAIN JARIK   KAPOLRES LHOKSEUMAWE AKBP EKO HARTANTO TERKONFIRMASI POSITIF TERJANGKIT VIRUS KORONA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: ANGKA KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN    PENGADILAN TINGGI DKI JAKARTA KUATKAN VONIS TIPIKOR PADA PN PUSAT KEPADA MANTAN DIRUT GARUDA EMIRSYAH SATAR   KAPOLDA METRO JAYA: PEREDARAN NARKOBA SAAT PANDEMI KORONA SAAT TINGGI   HONG KONG TUNDA PEMILU HINGGA 2021 AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT PASIEN SEMBUH COVID-19 NAIK MENJADI 3.992 ORANG   PRESIDEN JOKOWI: ANGKA KEMATIAN DI INDONESIA LEBIH TINGGI 0,8 PERSEN DARIPADA KEMATIAN GLOBAL    PARTAI GERINDRA IKUT BERGABUNG DALAM GERBONG KOALISI PDI-P DI KOTA SOLO MENGUSUNG GIBRAN RAKABUMING RAKA   POLRESTABES PALEMBANG, SUMSEL, TAHAN DUA YOUTUBER PELAKU "PRANK" PAKET KURBAN BERISI SAMPAH