Kompas TV nasional kompas bisnis

Mulai 1 Januari 2020, Iuran BPJS Kesehatan Naik

Selasa, 3 September 2019 | 13:04 WIB

Parlemen akhirnya memberikan lampu hijau pada pemerintah untuk menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan tarif ini efektif berlaku pada 1 Januari 2020.

Tak semua golongan langsung naik. Hanya golongan I dan II saja yang sudah dapat persetujuan. Sedangkan golongan III dan Penerima Bantuan Iuran Pemerintah dan Pemda akan naik dengan syarat,yaitu pembersihan data alias data cleansing.

Hanya ada waktu 4 bulan bagi pemerintah menyosialisaikan kenaikan tarif BPJS ini. Rinciannya adalah tarif penerima bantuan dan kelas III masih tetap masing-masing Rp 23.000 dan Rp 25.000, kemudian nanti akan naik jadi Rp 42.000. Sedangkan iuranBPJS yang sudah pasti naik adalah kelas II dari Rp 51.000 jadi Rp 110.000 dan kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

Pemerintah akan mencari cara untuk menutupi biaya pada golongan yang tidak naik. Selain pembersihan data,parlemen juga meminta pemerintah menyelesaikan persoalan defisit BPJS Kesehatan. Defisit tahun ini diperkirakan Rp 32,8 triliun. Di sinilah akhirnya suntikan modal akan kembali diterima BPJS Kesehatan sebesar Rp 13 triliun.

"Satu per satu benang kusut defisit BPJS Kesehatan sedang diurai. Tetapi rasanya tak adil membiarkan pemerintah sendirian menyembuhkan "BPJS yang kesakitan". Masyarakat juga harus sadar diri sedang dibantu. Jangan sampai kelas satu I dan II beralih ke kelas III lantaran iuran yang belum naik," urai Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris.

#IuranBPJSKesehatan #BPJSKesehatan

Penulis : Imanuel Gilang Krisjanuar | Editor : Idham Saputra




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:45
FILIPINA BERENCANA MENERAPKAN HUKUM CAMBUK BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   WHO: ADA VAKSIN COVID-19 TIDAK BERARTI NOL INFEKSI VIRUS KORONA   BANTAH "LOCKDOWN", PEMKOT SOLO: KITA HANYA MENGETATKAN DAN MEMBATASI AGAR TIDAK TERJADI PENULARAN COVID-19   SATGAS COVID-19 BANGKA BELITUNG MENCATAT 47 ANAK PANTI ASUHAN DAN PENGASUHNYA DI SUNGAILIAT POSITIF COVID-19   PEJABAT KEMENSOS DITANGKAP KPK, MENTERI JULIARI P BATUBARA: KAMI HORMATI & DUKUNG PROSES YANG BERLANGSUNG DI KPK   MENSOS JULIARI P BATUBARA MENGATAKAN PEJABAT YANG KENA TANGKAP TANGAN BERPANGKAT ESELON 3   PN KELAS 1A KHUSUS BANDUNG, JABAR, DITUTUP HINGGA 11 DESEMBER 2020 SETELAH 15 ORANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19   SENIN PEKAN DEPAN, PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB DIJADWALKAN JALANI PEMERIKSAAN SEBAGAI SAKSI   KPK SEBUT PEJABAT KEMENSOS DITANGKAP TANGAN BERSAMA LIMA ORANG YANG DIDUGA TERKAIT KORUPSI BANSOS COVID-19   LIPI: UU OTONOMI KHUSUS BERHASIL BAGI PEMERINTAH, TETAPI GAGAL MENURUT RAKYAT PAPUA   MANTAN ARTIS CILIK, IBS, YANG DITANGKAP KARENA PENYALAHGUNAAN NARKOBA, KONSUMSI SABU SEJAK 2004   KAPOLRES JAKARTA SELATAN TETAPKAN MANTAN ARTIS CILIK IBS SEBAGAI TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA   IDI MENCATAT SEJAK MARET 2020, SEBANYAK 342 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL AKIBAT COVID-19   RSKI PULAU GALANG RAWAT INAP 334 PASIEN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19