Kompas TV video sinau

Apa yang Terjadi, Jika Kita Makan Nasi Terlalu Banyak?

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:59 WIB

Penulis : Sunbhio Pratama

KOMPAS.TV- Nasi putih jadi salah satu makanan pokok bagi orang Indonesia. Harganya tidak terlalu mahal, juga mudah didapat.

Untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap bagi tubuh, baiknya tidak hanya mengonsumsi nasi saja, kombinasikan dengan lauk pauk, buah-buahan, dan sayuran.

Namun ada istilah orang indonesia rasanya kurang kenyang jika belum makan nasi. Menyadur KOMPAS.com makan nasi merupakan budaya dari sebagian masyarakat Indonesia.

Ini hasil program beras-isasi waktu pemerintahan Presiden Soeharto, yang menjadikan nasi sebagai jenis makanan pokok yang banyak dikonsumsi.

Melansir kembali KOMPAS.com menurut riset Licorice: southeast asian market insights 88,4 persen responden dari masyarakat indonesia lebih suka makan nasi dibanding makanan lainnya. Sedangkan  6,8 persen responden  menyukai mie. Kemudian hanya  4,8 persen responden lainnya menyukai roti.

Lantas apa yang terjadi jika makan nasi berlebihan?

Melansir KOMPAS.com berikut akibat konsumsi nasi berlebih:

1.Ketagihan

Kandungan indeks glikemik dalam nasi mampu menimbulkan respons ketagihan dalam otak.

2.Kelebihan Gula Darah

100 gram nasi putih sama dengan 86 gram gula , kandungan ini yang menyebabkan diabetes

3.Masalah Pencernaan

Nasi putih rendah serat dan kandungan amilum pada karbohidrat susah larut dalam air sehingga menyebabkan sembelit.

4.Cepat Lelah

Konsumsi karbohidrat berlebih memicu naiknya gula darah dalam tubuh, ini yang menyebabkan kelelahan, merangsang makan lebih banyak dan berujung obesitas. 

Baca Juga: Matthew White Mengidap Diabetes Sebelum Meninggal, Ini Penyebab Diabetes pada Anak

https://www.kompas.tv/article/254483/matthew-white-mengidap-diabetes-sebelum-meninggal-ini-penyebab-diabetes-pada-anak 

Video Editor & Grafis: Agus Eko Apriyanto 

Sumber : diolah dari berbagai sumber


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19