Kompas TV regional peristiwa

Pasca Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Kemungkinan Masih Ada Warga Hilang

Senin, 6 Desember 2021 | 18:50 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.TV- Hingga saat ini proses pencarian korban erupsi Gunung Semeru terus dilakukan. Bupati Lumajang menyebut, hingga kini masih ada warga yang belum diketahui keberadaanya pasca erupsi Gunung semeru.

Data dari BNPB per hari Senin (06/12) pukul 11:10 WIB posko tanggap darurat menginformasikan sebanyak 15 orang meninggal dunia dan 27 masih dinyatakan hilang.

Meski begitu Bupati Lumajang menyebut kemungkinan masih banyak warga yang hilang dan hingga saat ini belum diketahui keberadaanya.

“Kemungkinan masih bertambah, karena masih ada keluarga yang menyampaikan kepada kami. Saat ibu gubernur berkunjung juga ada yang melapor ke ibu gubernur masih ada yang belum kembali ke rumah.” Ujar Thoriqul Haq.

Bupati Lumajang juga mengatakan, warga juga melapor juka anggota keluarga mereka masih berada di sawah saat erupsi terjadi.

Baca Juga: Cerita Warga Pengungsian Korban Erupsi Semeru: 1 Jam Gelap Tertutup Abu Vulkanik

“ada yang menyampaikan waktu terjadi guguran awan panas masih di sawah, masih di lokasi pertambangan pasir.” Kata Thoriqul Haq.

Thoriqul menegaskan dirinya berkerja keras ekstra untuk menanggulangi bencana di Lumajang.

Selain itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, meninjau korban luka akibat erupsi Gunung Semeru yang dirawat di RSUD dr. Haryoto.

Menko PMK menjenguk korban luka di ruang ICU RSUD dr. Haryoto Lumajang, saat ini masih ada dua korban yang dirawat intensif dari yang sebelumnya berjumlah 6 orang.

Muhadjir berjanji akan membenahi pelayanan dan fasilitas di posko pengungsian yang menurutnya belum cukup baik.

Seusai meninjau penanganan korban yang dirawat di ruang ICU, Muhadjir langsung bertolak ke Jakarta.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19