Kompas TV regional berita daerah

Sekelompok Massa Hendak Serang Kampung Tetangga

Selasa, 30 November 2021 | 14:28 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Buntut tewasnya seorang remaja berinisial SL (17) akibat dihakimi massa di kampung tetangga Desa Sindang Sari, Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, memicu penyerangan balik warga Gunung Sugih Besar, Sekampung Udik, Lampung Timur yang tak terima atas kematian salah satu warganya.

Baca Juga: Diduga Mencuri Ponsel, Seorang Pria Nyaris Diamuk Masa

Beruntung, upaya penyerangan yang dilakukan pada Minggu (28/11/2021) dini hari ini, berhasil diredam hingga kondisi berangsur kondusif oleh pihak Kepolisian Polsek Sekampung Udik.

Menurut penuturan Budi warga Desa Sindang Sari, sebelum tewasnya SL (17) pada Sabtu (27/11/2021) lalu, petugas ronda sempat memergoki SL (17) dan dua rekannya yang diketahui hendak melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga.

“Yang saya tahu mereka (tersangka) itu kepergok orang ronda. Dipanggilin malah lari,” kata Budi.

"Satu orang yang kepegang ini bawa pisau. Dua orang lainnya bawa badik sama parang panjang. Makanya yang ronda langsung mundur," timpalnya.

Baca Juga: Polisi Ringkus Buron Kasus Penikaman Korban hingga Tewas

Upaya pencurian yang dilakukan oleh tiga orang pria tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus.

“Ada seorang warga yang melihat upaya aksi pencurian. Jadi, ketiga tersangka ini melarikan diri. Nah, pada saat melarikan diri, dua orang berhasil kabur, sementara SL tertinggal,” jelas Pandra.

Kini, SL (17) korban tewas akibat dihakimi massa telah diserahkan ke pihak keluarga usai menjalani visum di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung.

Baca Juga: Pelaku Pencuri Motor di Lampung Tewas Dihakimi Masa

Atas peristiwa yang terjadi, pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi dan bersama menciptakan kemanan, serta ketertiban lingkungan.

#aksipencurian #penyerangan #kriminal

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19