Kompas TV regional peristiwa

Tangis Pedagang Wanita yang Malah Jadi Tersangka Usai Dihajar Preman: Aku Mau Keadilan

Senin, 11 Oktober 2021 | 17:55 WIB

DELI SERDANG, KOMPAS.TV - Nasib naas dialami perempuan pedagang sayur bernama Litiwari Iman Gea di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara. 

Seusai dianiaya preman yang meminta pungutan liar, kini sang ibu penjual sayur justru berbalik ditetapkan jadi tersangka. 

“Itu yang nggak tahu aku (kenapa bisa jadi tersangka), makanya aku mau keadilan,” kata Gea kepada Kompas TV, Senin (11/10/2021).

Diceritakannya, saat ia melapor ke pihak kepolisian, keluarga preman tersebut telah lebih dulu melaporkan Gea ke pihak kepolisian. 

"Tahu nggak terus kau melapor ini nanti sama-sama kalian ditangkap karena pelakunya udah melapor juga, kau nanti ditangkap juga, siapa yang mencari makan-makanan anak-anak mu. Makanya aku mundur," terang Gea.

Gea menceritakan jika pihak keluarga preman tersebut sempat mendatangi rumahnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Baca Juga: Kasus Pemukulan Pedagang Sayur Berujung Kedua Belah Pihak jadi Tersangka, Istri Pelaku Tak Terima

Pihak keluarga preman juga menawarkan uang Rp 15 juta.

“Yang sanggup sama kami itu 15 juta, itu yang dibilang orang itu saat itu,” jelasnya.

Namun, kondisi Gea yang saat itu masih trauma atas kejadian yang menimpanya, ia tak bisa memutuskan. Ia meminta agar permasalahan tersebut bisa diselesaikan di Polsek setempat.

“Ku bilangi aku nggak mau. Ku dipijak-pijak aku di situ, ditendang, diludahi, seperti binatang. Aku nggak terima, makanya aku nggak menerima orang itu mau damai. Harus dimiliki keadilan,” kata Gea.

Sementara itu, saat ini polisi masih memburu dua rekan preman yang ikut menganiaya pedagang sayur. 

Polisi juga  berencana melakukan Gelar Perkara untuk menyelesaikan kasus pemalakan berujung saling lapor ini.

Polisi diketahui memang telah menangkap pelaku dan ditahan di sel Mapolsek Percut Sei Tuan.

Sebelumnya, video yang menunjukkan pria diduga preman menganiaya pedagang wanita di Pajak Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara viral.

Dalam video tampak pria memukuli, menendang wanita sembari berkata-kata kasar. Korban mencoba melawan, namun tidak cukup kuat. Korban pun mengerang kesakitan.

Sedangkan anak korban yang tak tahan melihat penyiksaan ibunya, merekamnya lewat ponsel. Kini kedua orang itu disebut ditetapkan menjadi tersangka.

Baca Juga: Miris! Gara-gara Pelaku Lapor Balik, Tukang Sayur Korban Pemukulan Malah jadi Tersangka
 

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19