Kompas TV klik360 sinau

Awas! Berkendara Sambil Merokok Bisa Kena Sanksi Ratusan Ribu

Selasa, 28 September 2021 | 16:00 WIB

KOMPAS.TV - Merokok saat berkendara merupakan kegiatan yang melanggar aturan. Tidak hanya bagi pengendara sepeda motor, larangan ini juga berlaku bagi pengemudi mobil.

Ketentuan ini telah diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019.

Merokok sambil mengemudi dapat mengurangi konsentrasi saat berkendara. Padahal setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Selain itu, merokok saat berkendara dapat membahayakan pengguna jalan lain. Puntung atau abu rokok yang dibuang sembarangan dapat mengenai pengendara yang ada di sebelah atau belakang kendaraan.

Seperti diungkapkan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Barat AKBP Maria Horet Hera, hal ini tentu berbahaya dan bisa menyebabkan cidera, apalagi jika terkena bagian mata pengguna jalan lain.

"Tindakan itu tidak dibenarkan. Merokok sambil mengemudi sangat membahayakan pengguna jalan yang lain,"  ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Bagi pengendara yang melangggar bisa dikenai sanksi dan denda yang berlaku, yaitu pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Menurut Jusri Pulubuhu, Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), merokok sambil mengemudi baik mengemudi sendiri ataupun bersama penumpang lain itu tidak dibenarkan.

"Dalam mengemudi kita tidak hanya tertib dan antisipatik dengan keadaan sekitar, namun juga perlu adanya empati terhadap pengguna jalan yang lainnya," ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga: Siap-siap! Berkendara Sambil Merokok Bakal Diberhentikan Polisi

(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19