Kompas TV nasional politik

Kuasa Hukum Nilai Pernyataan Koordinator Kontras soal Luhut untuk Kepentingan Publik, Bukan Fitnah

Rabu, 22 September 2021 | 21:01 WIB
kuasa-hukum-nilai-pernyataan-koordinator-kontras-soal-luhut-untuk-kepentingan-publik-bukan-fitnah
Kuasa hukum Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti, Asfinawati. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan resmi melaporkan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah hingga berita bohong.

Kuasa hukum Fatia, Asfinawati menilai tindakan yang dilakukan kliennya jauh dari pencemaran nama baik, fitnah dan berita bohong seperti yang dilaporkan Luhut.

Menurut Asfinawati, pernyataan kliennya merupakan perwakilan dari Kontras dan bukan pernyataan pribadi.

Baca Juga: Pidanakan Haris Azhar, Luhut: Saya Ingatkan, Tidak Ada Kebebasan Absolut!

Asfinawati menjelaskan jika merujuk dasar UU ITE dan Pasal 310 KUHP, pernyataan Fatia yang menduga adanya keterlibatan Luhut dalam rencana eksploitasi tambang emas Blok Wabu, Intan Jaya, Papua adalah pernyataan perwakilan organisasi yang dilakukan untuk kepentingan publik.

Selain itu, pernyataan Fitia juga tidak bisa dijadikan unsur pidana lantaran dalam konstitusi disebutkan bahwa setiap orang berhak untuk turut serta dalam urusan pemerintahan.

"Fatia bukan bertindak atas keinginannya sendiri tapi sebagai mandat organisasi," ujar Asfinawati saat konferensi pers virtual melalui akun YouTube Kontras, Rabu (22/9/2021).

Lebih lanjut Asfinawati menjelaskan, pendapat Fatia merepresentasikan pendapat publik untuk memberikan pengawasan pada jalannya pemerintahan.

Baca Juga: Luhut Laporkan Haris Azhar & Fatia Kontras ke Polda Metro Jaya

Menurutnya, semestinya Luhut bisa membedakan, antara kritik dan pencemaran nama baik. Sebab, pernyataan Fatia merujuk Luhut sebagai pejabat publik, bukan sebagai seorang individu.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19