Kompas TV regional wisata

Jangan Lupa Reservasi Lewat Aplikasi Visiting Jogja sebelum Berwisata ke Yogyakarta

Selasa, 14 September 2021 | 21:32 WIB
jangan-lupa-reservasi-lewat-aplikasi-visiting-jogja-sebelum-berwisata-ke-yogyakarta
Obyek Wisata Pinus Asri Mangunan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: KOMPAS.com/MARKUS YUWONO)

YOGYAKARTA,KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau wisatawan yang hendak berkunjung ke daerahnya untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi Visiting Jogja.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharja mengatakan, reservasi tersebut akan menjadi syarat masuk ke tempat wisata selama masa uji coba.

Adapun tiga tempat wisata di DIY yang melakukan uji coba adalah Pinus Asri Mangunan di Bantul, Kebun Binatang Gembira Loka di Kota Yogyakarta, dan Tebing Breksi di Sleman.

Singgih menambahkan, dalam uji coba pembukaan tiga tempat wisata tersebut, kapasitas pengunjung akan dibatasi sebanyak 25 persen dari daya tampung secara keseluruhan.

Baca Juga: 5 Wisata Sungai di Yogyakarta yang Bea Masuk Bayar Seikhlasnya

Selain itu, Singgih juga meminta kepada para pengelola tempat wisata itu untuk senantiasa menegakkan aturan dan protokol kesehatan yang berlaku secara ketat.

Dengan begitu, harapan Singgih, jumlah tempat wisata yang menjalankan uji coba dapat bertambah ke depannya.

"Wisatawan juga harus menyiapkan aplikasi PeduliLindungi untuk scan barcode (skrining kesehatan)," terang Singgih, dilansir dari Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

"Tanpa aplikasi PeduliLindungi, mereka dipastikan tidak bisa masuk obyek wisata," sambungnya.

Baca Juga: Mau Berlibur ke Yogyakarta? Unduh Dua Aplikasi Ini Dahulu

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19