Kompas TV nasional peristiwa

Penerapan Ganjil Genap Dinilai Efektif Tekan Volume Kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur

Minggu, 12 September 2021 | 20:10 WIB
penerapan-ganjil-genap-dinilai-efektif-tekan-volume-kendaraan-di-jalur-puncak-cianjur
Jumlah kendaraan dari Jakarta yang masuk ke Jalur Puncak, Bogor, berkurang setelah dilakukan uji coba penerapan sistem ganjil genap pada Sabtu (4/9/2021). (Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri)

CIANJUR, KOMPAS.TV – Kepolisian Resor Cianjur menilai penerapan sistem ganjil genap di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, efektif untuk menekan volume kendaraan dari luar kota menuju berbagai destinasi wisata dan tempat kunjungan lainnya di Cianjur.

"Kami akan mengevaluasi kembali penerapan ganjil genap di jalur Puncak-Cianjur, karena ini cukup efektif dalam menekan mobilitas kendaraan terutama di kawasan Puncak-Cipanas yang selama ini rawan macet total," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, hari ini, Minggu (12/9/2021), seperti dikutip dari Antara.

Doni mengatakan sejak penerapan sistem ganjil-genap di jalur utama Puncak yang dimulai dua pekan lalu, tidak terjadi antrean panjang kendaraan seperti yang terjadi di wilayah hukum Bogor yang sempat mengular.

Situasi lalu lintas selama akhir pekan juga ramai lancar, hanya laju kendaraan tersendat di beberapa titik rawan. Namun, kata dia, tidak sampai terjadi macet total.

Baca Juga: Kelabui Ganjil Genap Kawasan Puncak, Puluhan Kendaraan Kedapatan Pakai Pelat Nomor Palsu

Setelah dilakukan rekayasa arus, titik rawan macet seperti Jalan Raya Pacet, Pasekon hingga Hanjawar, mulai kembali normal.

Namun saat sore, volume kendaraan terlihat meningkat menuju arah Bogor, seiring dengan tutupnya tempat wisata kota sehingga pihaknya, kata Doni, akan meminta sistem tersebut kembali diterapkan.

"Kemungkinan penerapan ganjil-genap akan dilakukan karena selama dua pekan terakhir tidak ada macet total di jalur Puncak. Kami akan koordinasikan dengan atasan dan Pemkab Cianjur. Ganjil-genap efektif untuk mengatasi tingginya volume kendaraan saat akhir pekan," kata Doni.

Senada dengan Doni, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, penerapan ganjil-genap di jalur Puncak sangat efektif mengurangi volume kendaraan dari luar kota. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Polres Cianjur untuk menerapkan ganjil-genap meski ke depan Cianjur masuk ke level 1.

"Kami menilai ganjil genap untuk sementara dapat diterapkan kembali karena efektif menekan mobilitas kendaraan pengunjung ke Cianjur. Nanti setelah dinyatakan nol kasus, kita akan terapkan normal kembali," kata Herman.

Penulis : Edy A. Putra | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19