Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Perkuat Penggunaan Mata Uang Lokal, BI dan Bank Negara Malaysia Lakukan Kerja Sama

Senin, 2 Agustus 2021 | 19:24 WIB
perkuat-penggunaan-mata-uang-lokal-bi-dan-bank-negara-malaysia-lakukan-kerja-sama
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). (Sumber: Kompas.com/Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia memperluas kerja sama penyelesaian transaksi menggunakan mata uang rupiah dan ringgit atau local currency settlement/LCS.

Awalnya, kerja sama hanya mencakup transaksi perdagangan, tetapi kini diperluas mencakup penjaminan transaksi LCS dengan menambah investasi langsung dan income transfer.

Dalam keterangan persnya, Senin (2/8/2021), BI menyebutkan, penggunaan mata uang lokal kedua negara dimulai sejak 2 Januari 2018.

Adapun penguatan kerja sama LCS antara Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia meliputi pelonggaran aturan transaksi valuta asing, antara lain, terkait perluasan instrumen lindung nilai dan peningkatan ambang batas (threshold) nilai transaksi tanpa dokumen penjaminan sampai 200.000 dollar AS per transaksi.

Penguatan kerangka tersebut sejalan dengan nota kesepahaman yang ditandatangani Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia pada 23 Desember 2016.

Strategi tersebut merupakan komitmen kedua bank sentral dalam rangka memperluas penggunaan mata uang lokal di kalangan pelaku usaha dan individu guna memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan dan investasi langsung antara Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga: Bank Indonesia Revisi ke Bawah Kali Kedua Target Pertumbuhan Kredit Bank Tahun Ini

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia telah menunjuk beberapa tambahan bank di masing-masing negara sebagai appointed cross currency dealers (ACCD) untuk mendukung implementasi penguatan kerangka LCS menggunakan rupiah dan ringgit.

Secara umum, bank yang ditunjuk memiliki tingkat ketahanan dan kesehatan yang cukup, pengalaman dalam memfasilitasi perdagangan atau kapasitas dalam menyediakan berbagai jasa keuangan, serta memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan bank di negara mitra.

Daftar bank ACCD dari Malaysia, antara lain;

  • CIMB Bank berhad,
  • Hong Leong Bank Berhad,
  • Malayan Banking Berhad,
  • Public Bank Berhad,
  • RHB Bank Berhad,
  • HSBC Bank Malaysia Berhad dan,
  • MUFG Bank Malaysia Berhad.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19