Kompas TV internasional kompas dunia

Benarkah Google Maps Tak Memasang Label Palestina di Petanya? Ini Jawabannya

Sabtu, 22 Mei 2021 | 21:15 WIB
benarkah-google-maps-tak-memasang-label-palestina-di-petanya-ini-jawabannya
Wilayah Palestina dan Israel di Google Maps. (Sumber: Google Maps.)

VIRGINIA, KOMPAS.TV – Pada 2016, #PalestineIsHere (#PalestinaDiSini) trending di media sosial. Melansir New York Times saat itu, tagar itu trending setelah para pendukung Palestina mengecam Google karena dianggap menghapus label “Palestina” dari Google Maps.

Namun, Google tak melakukan hal itu, lantaran Google memang tak pernah memasang label “Palestina” di sana.

Baca Juga: Kisah Viral Pria Bersepeda Tersesat, Mengandalkan Google Maps Malah Masuk Hutan

Kini, menyusul babak baru konflik Israel – Palestina, keputusan Google Maps itu kembali menjadi pusat perhatian.

“Bisakah Anda menunjukkan lokasi Palestina? Foto ini diambil dari Google Maps yang merupakan perusahaan sayap kiri. Ini berarti sesuatu. #bersamaisrael,” demikian tulisan unggahan seorang pengguna Facebook pada Senin lalu (17/5/2021).

Unggahan itu disukai lebih dari 37.000 kali dan dibagikan lebih dari 900 kali pada minggu pertama. USA Today yang menghubungi sang pengunggah, mendapat jawaban, “Amerika Serikat (AS) tidak mengakui (Palestina) sebagai sebuah negara.”

Baca Juga: Markas Power Ranger Ternyata Betulan Ada, Lokasinya Bisa Ditemukan di Google Maps!

Tak Ada Label “Palestina” di Google Maps

Jika Anda mengetik kata “Palestina” di Google Maps, peta akan memperbesar wilayah Israel – Palestina, dan baik wilayah Jalur Gaza maupun Tepi Barat diberi label dan dipisahkan oleh garis putus-putus. Namun, tak ada label “Palestina”.

Menurut penelitian USA Today, klaim bahwa Palestina tidak diberi label di Google Maps adalah benar. Google memasang setiap perbatasan yang disengketakan dengan garis abu-abu putus-putus, termasuk label dan garis putus-putus untuk Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19