Kompas TV regional viral

Viral, Rombongan Seserahan Nikah Tersasar ke Rumah Pengantin Lain Akibat Petunjuk Lokasi Google Maps

Senin, 5 April 2021 | 18:45 WIB
viral-rombongan-seserahan-nikah-tersasar-ke-rumah-pengantin-lain-akibat-petunjuk-lokasi-google-maps
Ilustrasi pengantin menikah. (Sumber: Switzy Sabandar/KOMPAS.TV)

MAGELANG, KOMPAS.TV - Sebuah video viral di media sosial menampilkan rombongan pengantin yang tersasar saat hendak memberikan seserahan pernikahan. Rombongan asal Pemalang itu datang ke rumah yang salah.

Hal itu beredar luas, salah satunya berkat unggahan akun Instagram @borobudurnews pada Senin (5/4/2021).

Video itu memperlihatkan rombongan pengantar seserahan yang mesti menanggung malu karena salah alamat. Alih-alih datang ke tempat pernikahan, rombongan itu malah tiba di rumah seorang warga yang akan melakukan pertunangan.

Baca Juga: Ibu di Majalengka Lacurkan Anak Kandung dengan Tarif Rp 400 Ribu, Suami Tahu dan Pernah Tegur

Belakangan terungkap, rombongan itu tersasar karena mengikuti petunjuk lokasi (share location) yang salah berdasarkan Google Maps. Kebetulan dua hajatan itu sama-sama berada di Desa Losari, Pakis, Magelang, Jawa Tengah.

"Rombongan keluarga pengantin dari Pemalang yang salah alamat ke rumah pengantin lain di Pakis (harusnya yang rumah ini pasangannya dari Kendal).

“Dimana diketahui dalam satu desa di daerah sana ada dua keluarga yang sedang sama sama menunggu rombongan pengantin di hari dan jam yang sama.

“Gara gara share loc salah lokasi pernikahan..sudah duduk sudah seserahan eh salah,” tulis keterangan video di unggahan @borobudurnews.

Calon pengantin yang rumahnya menjadi saksi rombongan salah alamat itu memastikan kebenaran informasi video itu. Perempuan bernama Ulfa itu mengisahkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19